Tajuk Teropong Desa :

Iklan

Iklan

SILAKTE PADE NGIRING PILEK HARUM

SILAKTE PADE NGIRING PILEK HARUM
HAJI IRON DAN HAJI GACUN

BERITA TERPOPULER

Showing posts with label Sosial dan Politik. Show all posts
Showing posts with label Sosial dan Politik. Show all posts

Hasil Sementara Hitungan Cepat Ahok Tumbang 12% dari Anis

Jakarta,teropongdesa.com-Berdasarkan hitungan cepat yang dilangsir media detik.com ,anis unggul 12% meninggalkan suara ahok,namun dikatakan ketua KPU DKI ,Sumarsono,hasil hitungan "Quick Count" tersebut tidak bisa menjadi refrensi penetapan kemenangan seorang calon,"karena nanti kami punya metode tersendiri dalam menghitung yakni seperti secara manual dan itulah yang menjadi dasar kami menetapkan siapa calon yang menang," jelasnya.

Memang menurutnya,ramai yang berpendapat kalu hitungan cepat itu bisa dijadikan gambaran kemenangan seorang calon karena biasanya,lanjutnya lagi,selisih hitungan cepat dengan hitungan oleh KPU itu mempunyai selisih yang tidak begitu besar.,"tidak apa-apa juga kalu mereka berpatokan pada hitungan cepat untuk menganggap diri menang,namun yang menjadi dasar penetapan adalah hitungan yang kami lakukan," imbuhnya.

Namun,lanjutnya lagi, yang paling utama dalam menyikapi hasil Pilkada DKI ini adalah menang dan kalah itu adalah gambaran kesuksesan demokrasi untuk warga jakarta",dalam kontestasi pilkada ini yang menang bukan sekelompok orang tapi ini adalah kemenangab warga jakarta." ujarnya
.

Dalam hal menuai janji politik,dikatakannya,bahwa semua warga jakarta mempunyau hak yang sama dan tidak boleh membedakan kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya,"karena berdasarkan Undang-undang ,semua warga jakarta memiliki hak yang sama dalam menikmati janji politik calon yang menang."jelasnya meyakinkan.

Kali ini,diharapkannya bagi calon yang menang untuk membenahi dan merangkul semua golongan warga jakarta yang selama ini terpecah-pecah akibat pesta demokrasi yang sudah usai ,"kali ini saatnya calon yang menang untuk merangkul dan menyatukan warga jakarta yang sempat terkotak ,agar mereka bisa hidup berdampingan dan harmonis dalam bergaul."ujarnya penuh harap.(kim)

GEMA Cinta NKRI Anti Rasis , Mengutuk Keras Perilaku Rasisme Terhadap TGB

LOTIM,teropongdesa.com-Atas ucapan oknum warga negara Indonesia keturunan bermata sipit yang diduga bernama stiven dianggap rasis karena menyebut  orang nomor satu Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi di bandra changi  singapura belum lama ini dengan  sebutan "dasar peribumi tiko", ulah stiven ini menuai perotes keras dari Gerakan pemuda (gema) Anti Rasis didepan aula STKIP pancor kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur,Jumat 14/04.

Dalam aksi damai yang tampa pengawalan dari pihak kepolisian tersebut terlihat berlangsung tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,karena massa aksi menggunakan terotoar pada sisi kanan dan kiri jalan sambil mendengarkan orasi dari para orator,sedangkan beberapa dari mereka sibuk membagikan lembaran nota pernyataan sikap kepada pengguna jalan.

Dalam kesempatan itu doktor Hirjan selaku dewan pakar dan pembantu rektor STKIP juga ikut ambil bagian dalam aksi tersebut dalam orasinya ia mengulas berdasarkan fakta sejarah peribumi yang sejak zaman kolonial sudah berupaya memupuk dan memlihara  kearifan lokal yang begitu menghormati perbedaan suku agama dan etnis namun kondisi itu terkadang sering dicederai oleh kelompok atau individu yang tidak mengerti arti demokrasi yang sesungguhnya dan mengutuk keras tidakan keturunan bermata sipit yang diangapnya semakin berani melontarkan kata-kata berbau rasis terhadap peribumi

Sikap yang dibuat gema NKRI anti rasis ini diakuinya murni bukan karena hinaan terhadap seorang ulama besar NTB sekaligus sebagai orang nomor satu di NTB semata,namun tidakan rasis itu sangat tidak dibenarkan oleh aturan manapun karena dianggap rentan sabagai pemicu rusaknya kedaulatan dalam suatu negara.

Hal yang sama juga disampaikan koordinator aksi Gita Wijaya Kusuma,bahwa dinegara yang beasar ini tidak boleh ada yang menganggap dirinya superior karena sumber kebinekaan bangsa ini terletak pada keragaman etnis yang harus dijaga dan saling hormat menghormati dibawah norma-norma hukum yang adil dan beradab.

Kalu tidak bisa dijaga secara adil oleh hukum dinegeri ini maka capaian keharmonisan itu akan mengalami cacat permanen akibat prilaku oknum yang tidak menghormati perbedaan sehingga kondisi itu bisa memicu tindakan liar dari kelompok yang lain yang menjurus kepada gerakan yang sifatnya melawan ketidak adilan.

Seperti yang dilakukan stiven terhadap Tuan Guru Bajang, tampa pernah berfikir panjang tentang besarnya nilai keharmonisan dari perbedaan itu sendiri karena dengan satu kalimat saja seperti "dasar pribumi",itu akan membuat ketersinggunga bagi sebagian besar bangsa Indonesia.

Sehingga dalam sikapnya Gema NKRI Anti Rasis menekankan enam poin yang dianggap penting dalam menjaga kebinekaan dalam bernegara diantaranya 1. Menjunjung tinggi sikap toleransi antar RAS.
2.Menjaga keutuhan NKRI dari diskriminasi RAS.
3. Menolak tindakan dan pahan rasisme di negara Indonesia.
4. Menuntut peran negara untuk melindungi segenap warga negara dari tindakan rasis.
5. Meminta kepada para aparat POLRI menindak tegas pelaku RASIS.
6. Tegakkan hukum secara adil tampa keberpihakan.

Pernyataan sikap itu dirangkai dengan pembubuhan tandatangan oleh peserta aksi sekaligus menginformasikan kepada mereka jadwal aksi lanjutan yang akan dilakukan di kota mataram pada hari senin tanggal 16 april 2017 dengan rute,taman sangkareang menuju Mapolda NTB.(kim)

Roma Hidayat:Partai Politik Adalah Benteng Terahir Melenggangnya Politik Dinasti

LOTIM,teropongdesa.com-Politik dinasti di Nusa Tenggara Barat masih dianggap hal yang biasa dalam kontestasi politik,padahal politik dinasti itu,menurut direktur Advokasi Buruh Migran Indonesi (ADBMI) Roma Hidayat kepada media ini jumat 14/04, memiliki dampak buruk terhadap kehidupan berdemokrasi ,karena menurutnya, keran untuk masyarakat yang tidak ada hubungannya dengan petahana yang memiliki potensi dan gagasan cemerlang akan mengalami penyumbatan akibat seleksi yang terkadang tidak berjalan dengan fair.

Sehingga dalam pandangannya teradap iklim politik dinegeri ini upaya untuk memutus mata rantai politik dinasti adalah melalui partai politik itu sendiri berdasarkan kewenangannya dalam melakukan pengkaderan,seleksi serta mengusung seorang tokoh yang layak menjadi  pemimpin publik,meski politik dinasti tersebut diperbolehkan dalam Undang Undang sebagai cerminan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Namun digambarkannya,politik dinasti ini sebagai gambaran mandulnya regenerasi , seperti yang terjadi dibeberapa daerah-daerah termasuk di NTB,yang tidak segan-segan memunculkan calon pemimpin dari keluarga sendiri ,meski dianggap tidak adil namun bagi kelompok paternalistik itu  sudah dianggap biasa,karena sulit untuk menolaknya sehingga keputusan ini menurutnya rentan dimanfaatkan untuk menutup-nutupi keburkan dari hasil kepemimpinan petahana dimasa lampau.

Banyak fakta juga yang menunjukkan dibeberapa daerah kalu politik dinasti itu selalu berahir dimeja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ,dari akibat penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan keluarga kelompok dan golongannya,sehingga merusak tatanan sosial yang sudah dibangunnya sekian lama yang mengakibatkan masyarakat dan keluarganya menjadi malu.

Meski politik dinasti itu diperbolehkan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi dalam undang-undang nomor 8 tahun 2015 pada pasal 7 hurup "r",tentang pemilihan kepala daerah ,yang menjelaskan kesetaraan hak dalam politik namun mengajukan pemimpin publik dari keluarga sendiri tampa jeda itu selain dapat merusak sistem demokrasi itu sendiri juga akan memberikan dampak buruk terhadap nama baik keluarga dari petahana.

"Dari pengalaman yang kita hadapi ,seringkali ruang keritis kita akan dipasung oleh politik dinasti ini ,bahkan hampir tidak ada yang berani mengkeritik kebijakan yang dibuatnya meski tindakan itu kita anggap praktik nepotise."akui tokoh pemuda yang dikenal religius ini.

Akibat dari politik dinasti ini juga  potensi sumberdaya manusia yang sejatinnya punya hak yang sama berdasarkan UU akan menjadi gerakan liar yang bisa berprilaku kontraproduktif yang bisa menggangu kesetabilan jalannya pemerintahan.

"Jadi untuk mejaga harkat dan martabat dari kelurga yang menganut politik dinasti ini sebaiknya mereka memiliki jiwa besar untuk memberi dukungan kepada masyarakat yang lain untuk menjadi pemimpin dan bijak sekali kalu mereka tidak mengajukan atau memberi dukungan kepada keluarganya sendiri dalam perhelatan demokrasi pada pilkada 2018 besok."tutupnya.(kim)

OPINI: Aroma Pilkada Lombok Timur Kian Terasa

LOTIM,teropongdesa.com-Mendekati tahun 2018 Iklim politik lombok timur saat ini aroma pilkada semakin terasa ,bahkan para tokoh dari berbagai latar belakng mulai bermunculan memperomosikan diri akan ikut dalam bursa pilkada meski pesta demokrasi itu akan berlangsung relatif masih lama.

Dari sebagian besar tokoh yang muncul  untuk sementara ini didominasi oleh Kalangan politisi ,namun tidak bisa di pungkiri bila kemudian akan muncul tokoh-tokoh dari kalangan birokrasi yang akan menyusul untuk ikut meramaikan bursa pilkada tersebut.

Para tokoh yang ingin ikut berlaga dalam perhelatan demokrasi inipun terus menggalang kekuatan dengan beragam strategi,salah satunya adalah memasang baliho diberbagai sudut jalan desa maupun kota,bahkan beberapa dari mereka sudah melakukan gerilia kesemua desa untuk memperkenalkan diri untuk membangun keyakinan dan kepercayaan masyarakat  dengan janji-janji politik berdasarkan konsep program yang menjadi andalan masing-masing.

Tidak sampai disitu saja,bahkan mereka terus berusaha semaksimal mungkin menarik simpati komunitas lintas sektoral seperti kelompok adat,kelompok pengajian ,kelompok mahasiswa bahkan kelompok petani,pedagang,buruh tidak akan luput dari target mereka , untuk mendapatkan dukungan,

Dalam sapari politik para tokoh ini,menjadi lumrah untuk berharap bisa membentuk komunitas baru dalam kelompok masyarakat dan itu biasa dibahasakan oleh orang politik sebagai kelompok "relawan".karena menurut mereka ,relawan itu adalah ujung tombak keberhasilan mereka dalam berjuang.

Akibatnya,saat ini sudah mulai dirasakan terbentuknya kubu-kubu didalam masyarakat ,meski situasi tersebut menurut beberapa ahli politik menggapnya hal yang biasa namun tidak sedikit pemerhati sosial mengatakan bahwa situasi itu bisa menjadi pemicu perpecahan dan tidak jarang yang berahir dengan konflik horizontal,sehingga untuk menekan resiko tersebut dibutuhkan tokoh politik yang bersedia membekali para relawannya dengan pemahaman politik yang konstruktif ,serta mampu memilih relawan yang sudah matang dalam berpolitik agar siap berkompetisi secara sehat.

Meski ramai masyarakat berpendapat kalu politik itu adalah terapi yang ampuh dalam merubah perilaku seseorang ,namun para praktisi politik mengatakan bahwa itu adalah bagian dari strategi untuk menarik simpati masyarakat dan hal tersebut dianggap hal yang biasa dalam konstalasi politik.

Perubahan perilaku yang ditimbulkan akibat politik itu memang serba mendadak dan itu adalah pemandangan yang biasa dilihat oleh masyarakat lintas dekade,meski sering dijaikan perdebatan oleh golongan yang bersebrangan,namun kondisi-kondisi seperti inilah yang membuat iklim politik semakin dinamis,namun bila masih dalam kerangka Konstruktif meski masih ada hal-hal yang berbau destruktif namun bisa diperediksi faktor pemicunya seperi interpensi kekuatan politik memaksakan kehendak untuk mencapai tujuan adalah salah satu gambaran situasi yang membutuhkan perhatian semua kalangan

Karena menurut para pemerhati,hal tersbut sering menjadi penyebab potensi respon dalam kerangka destruktif semakin meningkat,apalagi sifat keritis masyarakat saat ini yang semakin meningkat ,sebaiknya para aktor politik yang ingin berlaga nanti lebih intens menonjolkan perogram- perogram unggulannya,meski merubah penampilan juga bagian dari strategi yang tidak kalah pentingnya.(kim)

Disebut Anak Pengikut Ahmadiah,Anak Difabel ini Sotak Menangis

LOTIM,teropongdesa.com-Sungguh mengharukan saat melihat anak yang masih polos hanya bisa menangis disebut oleh salah seorang warga sebagai anak pengikut ahmadiah ,"itu anak yang berbaju kuning ,anaknya pengikut ahmadiah ," celetuk salah seorang warga ,sambil menujuk seorang anak yang memakai baju kuning yang sedang berdiri ditengah kerumunan ibu-ibu yang tengah berupaya mengusir para pengikut ahmadiah di dusun Gerepek,Desa Gereneng,Kecamatan Sakra Timur,senin 10/04,mendengar sebutan itu ,oleh anak tersebut sontak ia menangis tersedu-tersedu ,merasa kasihan,beberapa warga yang berada dilokasi berusaha memeluk sambil menenangkannya.

Ibu yang berusaha menenangkan anak yang berumur sekiar 10 tahun itu mengaku kalu anak ini masih polos,yang dialaminya saat ini hanya imbas dari ulah orang tuanya  ,"dia ini masih tergolong anak nabi,"ujarnya,"dia ini juga tidak berdosa, karena betul- betul tidak paham apa yang terjadi saat ini,"jelasnya,sambil mengusap-usap kepala bocah yang terus menangis ini.

Beberapa warga yang lain juga ikut  menenangkan bocah ini dengan membujuknya supaya berhenti menangis ,namun karena tidak kunjung diam,iapun disarankan untuk pulang , dengan perlahan bocah itu beranjak meninggalkan kerumunan warga sambil mengusap-usap air matanya.

Beberapa warga yang masih ada ditempat,sempat menceritakan kepada kami tentang kondisi fisik dan mental anak tersebut serta kepolosannya,"anak itu cacat,kaki dan tangannya kecil sebelah tapi dia sangat polos"tutur seorang ibu , saking polosnya anak itu,lanjutnya lagi,pernah ada peristiwa lucu beberapa tahun yang lalu mengenai anak tersebut,saat itu rumah orang tuanya mau dibakar warga,lucunya,anak ini saat itu ikut bereteriak mengikuti warga yang lain,sambil mengatakan ,"horeeeee,.....rumah saya dibakar ,rumah saya dibakar, "cerita ibu itu dengan tersenyum seraya mengulangi peristiwa lama yang dianggapnya lucu itu.

Bahkan,anak ini selalu bercerita sepulangnya diajak ritual oleh orang tuanya dari mataram,anak itu mengaku kalu dimataram itu menemui banyak orang dan selalu makan makanan yang enak-enak ,bahkan ia bersama keluarganya sering diajak jalan-jalan juga kepantai untuk acara makan-makan.

Dari cerita mereka yang begitu detail menunjukkan bahwa Peristiwa saat itu masih melekat betul di pikiran warga Dusun Gerepek,disayangkannya perisitiwa itu terulang kembali tampa memikirkan dampak teradap mental anak-anak mereka."padahal orang-orang ini sudah tiga kali membuat perjanjian dan bersumpah untuk tidak akan mengikuti ajaran itu lagi tapi mereka berbohong,malah saat ini pengikutnya semakin bertambah."tutur ibu itu.

Namun untuk saat ini,mereka mengaku tidak akan peraya lagi  dan  mendesak petugas keamanan yang ada dilokasi untuk memindahkan para pengikut ahmadiah ini ketempat pengikut ahmadiah yang lain ,"kami minta sama bapak agar mereka dipindahkan dari sini ,kalu tidak,bisa-bisa nanti ada saja warga yang membakar rumah mereka," menakut-menakuti.(kim)

Pengikut Ahmadiah Desa Gereneng Diminta Angkat Kaki Oleh Warga Sekitar

LOTIM,teropongdesa.com-Disebut Anak Pengikut Ahmadiah,Anak Difabel ini Sotak Menangis kepala keluarga pengikut ahmadiah asal Desa Gerenang kecamatan Sakra Timur,ditolak oleh warga sekitar asal tempat tinggalnya di Dusun Gerepek,senin 10/04,aksi penolakan warga ini terjadi sepulangnya mereka membuat perjanjian bersama beberapa tokoh agama untuk kembali keajaran Islam yang sebenarnya,perjanjian yang dibuat dua kelompok warga tersebut dimediasi pemerintah daerah lombok timur disaksikan beberpa muspika dikantor bupati belum lama ini.

Keronologisnya evakuasi tersebut ,bermula ketika pengikut ajaran yang dianggap sesat oleh umat muslim ini dinilai selalu meresahkan dan dinilai tidak bisa bersosialisasi dengan warga yang lain, sehingga warga sekitar tempat tinggalnya mengajukan laporan kepada penegak hukum untuk mereka segera dipindahkan,sehingga berdasarkan laporan tersebut,aparatpun bertindak sigap,untuk menghindari aksi massa dan merekapun diamankan sementara di kantor bupati .

Saat peroses evakuasi berlangsung yang dilakukan gabungan jajaran kepolisian resort Lombok Timur bersama TNI dibantu Pol PP ,yang saat itu disaksikan langsung bupati lombok timur Ali bin Dahlan, malam itu,ditengah kerumunan warga yang ingin bertindak anarkis,perwakilan pengikut ajaran ini diminta untuk ikut saran petugas untuk mau dievakuasi demi keselamatan mereka.

Setelah membuat perjanjian dengan warga setempat dikantor bupati,sekembalinya,
mereka disambut aksi penolakan oleh puluhan warga,penolakan itu dilakukan menurut  pengakuan salah seorang warga dilokasi akibat pengikut ajaran ahmadiah ini sudah tiga kali membuat perjanjian namun selalu diingkarinya.
"Saat ini kami tidak ingin mereka tinggal disini lagi pak,"ujar salah seorang ibu yang terlihat emosi dilokasi aksi penolakan, "dan mereka itu sudah sering buat perjanjian pak,tapi selalu dilanggar"sambut ibu-ibu yang lain.

Masih dari lokasi aksi penolakan warga ,Selain itu,menurut mereka ,dihawatirkannya,pengikut ajaran ini dengan diam-diam menyebarkan ajaran tersebut  ditengah masyarakat sehingga penganut ajaran ini bisa mempengaruhi keluarga mereka yang lain,"kalu mereka tetap tinggal disini,kami jadi hawatir mereka akan menyesatkan keluarga kami yang lain juga."sambut Rahman,warga setempat yang saat itu ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Aktifitas pengikut ajaran ini masih menurut mereka,dianggapnya sangat berbeda dibandingkan warga yang lain ,karena mereka mengaku tidak pernah melihat panganut ajaran ini solat jum'at dimasjid setempat bahkan menurut mereka penganut ahmadiah ini terkesan mengisolir diri dari warga yang lain dan selalu menilai ibadah orang lain itu salah serta menganggap ajaran yang dianutnya paling benar.(KIM)

ASRUL BERI SINYAL IKUT BURSA PILKADA 2018

LOTIM,teropongdesa.com,Ketika ditanya awak media,terkait keseriusannya ikut dalam bursa pilkada 2018,Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur ,Drg.Asrul Sani diruangannya belum lama ini dengan tegas menjawab "kalu kerja itu harus serius,mau kerja apapun harus dijalankan dengan serius karena intinya adalah jabatan itu adalah amanah untuk melayani masyarakat".jelasnya.

Keseriusan dirinya untuk berlaga pada pilkada 2018 menjadi pertanyaan berbagai kalangan ,baik tokoh agama,tokoh masyarakat bahkan beberapa tokoh politik juga melirik potensi yang dimiliki Asrul.

Kendati demikian dirinya tidak mau terkesan buru-buru menentukan sikapnya dalam perhelatan politik yang dianggapnya relatif masih lama, meski berbagai kalangan diakuinya kerap mempertanyakan sikapnya tersebut namun ia mengaku kalau untuk saat ini dirinya harus fokus terhadap amanah sebagai birokrat yang diembannya.

Sehingga Kalimat yang dilontarkannya tentang "kerja harus serius"membuat para tokoh multi tafsir ,namun beberapa tokoh beranggapan bahwa kalimatnya tersebut  berisikan pesan bahwa apabila di berikan kepercayaan oleh masyarakat maka dirinya akan serius mengikuti bursa pilkada 2018,

Bahkan sempat ia gambarkan kalu aktor yang berlaga pada pilkada mendatang kebanyakan backgroundnya politik,"jadi biar lebih berwarna,apasalahnya kalu diantara mereka ada yang ikut dari birokrasi dan tentu masyarakat menjadi punya banyak pilihan."Imbuhnya.

Meski saat ini ramai tokoh yang sudah mendeklarasikan dirinya untuk maju sebagai "balon",namun tidak serta merta membuat dirinya latah dan buru-buru untuk menentukan sikap ,"karena upaya itu hal yang biasa dalam politik,namun saya untuk saat ini akan fokus dulu dengan pekerjaan saya,jadi tenang saja...,nanti kalu sudah saatnya pasti akan saya informasikan terkait keputusan saya ."Jelas putra orang nomor satu Lombok Timur ini.

"Karena Semuanya tergantung kepercayaan masyarakat,jadi,kalu kita sudah diberikan kepercayaan oleh masyarakat mengemban amanat,maka kita harus serius menjalankan amanat tersebut,"jelas Asrul dengan penuh semangat, karena menurutnya,berbuat untuk masyarakat itu,bukan saja menunggu memegang jabatan terlebih dahulu,bahkan menjadi masyarakat biasa saja dalam agama kita dianjurkan untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat yang lain.(Kim)

Warga Desa Dasan Borok Ancam Akan Perang Bila Tuntutannya Tidak Dipenuhi

LOTIM,teropongdesa.com - "Kami siap perang bila tuntutan kami tidak dikabulkan panitia pilkades kabupaten"ancam Muhammad Kaprawi Abdul Majid Dalam orasinya .saat melakukan aksi bersama masyarkat Desa Dasan Borok,didepan kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD ) Kabupaten Lombok Timur sabtu 06/01.

Agar tidak dianggap sebagai gertak sambal saja,iapun membeberkan  kalu desanya masuk zona merah di diinstitusi Kepolisian Lotim dengan catatan riwayat  penyelesaikan masalah antar kelompok dengan kekerasan. Namun lanjutnya lagi,bila ada persoalan antar kelompok seperi ini,ia berharap agar pemerintah terkait bersikap serius ,adil dan teransparan dalam menyelesaikan persoalan tersebut jadi penyelesaian dengan bentrok pisik bisa terelakkan.

"Makanya kalu ada perselisihan antar kelompok,saya berharap agar pemerintah menanggapi serta menyelesaikannya dengan serius jadi saya meminta kepada semua pihak yang terkait dipemerintahan agar jangan tunggu kami perang dulu baru semua pada repot."Imbuhnya.
               
Dilokasi Nada acaman tersebut tidak saja dilontarkan para orator, namun terdengar juga beberapa orang massa aksi mengeluarkan kata-kata yang sama ,diantara mereka juga ada yang terlihat berteriak-teriak seraya mendesak agar persolan yang mereka sampaikan diselesaikan secepatnya.

Agar tercipta amannya jalannya aksi terlihat puluhan aparat kepolisian Polres Lombok Timur berseragam lengkap  bersama Pol PP tampak siaga mengawal masyarakat yang menyampaikan aspirasinya,

Akibat Massa aksi yang terpokus didepan kantor BPMPD yang merupakan jalur alternatif menuju jalur utama sempat memicu terganggunya pengguna jalan, sehingga pihak kepolisian dengan sigap pengalihan arus agar pengguna jalan yang lain berlalu dengan lancar.(Kim)

Produk SK Ganda BPD Desa Dasan Borok dicurigai Sebagai Strategi Politik Kotor


LOTIM,teropongdesa.com - Di terbikannya SK ganda untuk panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat Desa oleh Badan Permusawaratan Desa ( BPD ) Desa Dasan Borok Kecamtan Suralaga Kabupaten Lombok Timur memicu kecurigaan adanya permainan kotor oleh calon Kades yang menang ,selain SK ganda, mereka juga mengaku mengantongi temuan kaitan dengan adanya politik uang serta rekayasa DPT.

Berdasarkan beberapa temuan mereka tersebut,tiga calon kepala desa yang kalah bersama puluhan massa ,sabtu 07/01, menyambangi kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD ) selaku penyelenggara serta panitia Pilkades Kabupaten Lombok Timur untuk mengusut dengan serius beberapa temuan mereka tersebut.

Meski perwakilan massa aksi sudah diterima oleh pihak BPMPD namun didepan kantor terlihat massa aksi sempat memberikan orasinya dengan menekankan agar pihak BPMPD harus serius memperoses temuannya tersebut untuk menghindari pertikaian berkepanjangan diantara massa pendukung.

"bila perlu kita buat pemilihan ulang,karena hasil yang pilkades yang kemarin menurut kami sudah cacat hukum"teriak Muhammad. Kaprawi Abdul Majid dalam orasinya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan massa aksi yang diwakili ketiga calon kades yang kalah ,Muhammad Nawawi,Ropii dan Haji Abdul Latif diaula BPMPD yang ditemui panitia pilkades kabupaten yang diwakili Lukmanul Hakim serta dari kepolisian yang dihadiri oleh Kasad Intel Polres Lombok Timur AKP Hatta S.I.P dalam kesempatan tersebut perwakilan maasa aksi ini  meminta agar panitia pilkades tingkat kabupaten mengusut tuntas persolan tersebut karena menurut mereka,bila persoalan ini dibiarkan berlarut-larut dihawatirkan akan menibulkan benturan antar pendukung masing-masing calon.

Dikesempatan itu juga ,calon kades nomor urut dua Muhammad Nawawi membebrkan ulah para tim sukses dan pendukung calon kades yang menang ,kerab melakukan profokasi untuk memancing emosi para pendukung calon kades yang kalah sehingga menyulut emosi mereka dan dihawatirkannya kalu dibiarkan akan berujung bentrokan pisik,

"Sebenarnya aksi yang kami lakukan saat ini diakibatkan ulah para pendukung dan tim sukses calon kades yang menang,mereka sepertinya sengaja melakukan profokasi sehingga pendukung kami menjadi emosi,padahal persolan ini sebelumnya sempat mendingin, namun karena merasa diolok-olok para pendukung si pemenang ,pendukung kami mendesak untuk menggugat temuan tersebut."Tegasnya.

Menanggapi hal tersebut didepan perwakilan massa aksi, Lukman berjanji akan memanggil pihak BPD Desa Dasan Borok untuk dimintai penjelasan terkait pengaduan ini ,dilanjutkan dengan harapan AKP Hatta S.I.P ditempat yang sama agar para calon kades yang kalah berusaha mengharagai hasil politik 14 desember yang lalu semabri meminta para calon kades yang kalah beserta para pendukungnya untuk memberikan waktu bagi tim kecil yang sudah dibentuk panitia pilkades kabupaten dalam bekerja untuk menyelesaikan nota keberatan masyarakat yang di layangkan tiga desa seperti Desa Dasan Borok,Desa Tanjung luar dan Desa Batu Nampar ,"jadi apapun hasilnya nanti saya berharap agar kalian bisa menerima dengan legowo."Pungkas Hatta.(Kim)

Lombok Utara Isi Kegiatan Pergantian Tahun Dengan Pengajian Akbar Oleh Ustadz Yusuf Mansur

KLU,teropongdesa.com - Dibeberapa daerah berlomba-lomba memeriahkan pergantian tahun dengan gemerlapnya cahaya lampu dan indahnya percikan api dari letusan-letusan kembang api sudah menjadi budaya yang kerap ditunggu oleh pasangan muda mudi setiap tahun , bahkan mereka terkesan tidak ingin ketinggalan mendokumentasikan momen itu sebagai kebanggan mereka.

Sisi negatifnya dari uforiya menyambut pergantian tahun oleh para remaja tersebut adalah moment ini kerap dijadikan ajang pesta narkoba dan ajang mesum bersama pasangan masing-masing ,penyakit sosial ini juga kerap memicu persoalan sosial lainnya sehingga dibutuhkan konsep yang berbeda sebagai langkah pencegahan menularnya penyakit masyarakat tersebut.

Konsep yang berbeda seperti mengajak para remaja menikmati pergantian tahun dengan siraman rohani sudah tentu tidak serta merta dapat diterima hususnya oleh para remaja yang notabene berfikiran instan yang cenderung labil ,namun oleh bupati Kabupaten Lombok Utara Najmul Ahyar dalam pergantian tahun kemarin berusaha merubah paradigma para remaja yang suka menyambut pergantian tahun dengan pesta pora ,ia berusaha menggantinya dengan mengadakan pengajian akbar untuk memberikan pembekalan ahlak kepada masyarakat KLU dengan mengundang Ustadz Yusuf Mansur .

Karena sejatinya Pergantian tahun menurutnya adalah ajang dimana kita harus bermunajad kepada pemilik alam semesta untuk diberikan penghidupan yang lebih baik dari sudut kualitas ibadah,kualitas ahlak dan kualitas ekonomi.bukan malah pergantian tahun dijadikan ajang hambur-hamburkan uang dan melakukan maksiat.

Dengan konsep ini kedapannya ia berharap agar masyarakat KLU  bisa menjadi masyarakat yang mampu mengelola keperibadinya sendiri dan lingkungannya dengan cara yang baik menurut tuntunan Al-Qur'an dan hadis berdasarkan hakekat manusia sebagai idividu atau mahluk sosial yang punya hak dan kewajiban berintraksi berdasarkan ahlak yang terpuji dengan manusia yang lain.

Karena menurutnya,kualitas ahlak itu punya peranan penting dalam membangun pemerintahan yang berkualitas karena secara fitrahnya manusia itu terlahir dalam keadaan suci namun lingkunganlah yang membuat manusia menjadi baik bahkan menjadi manusia yang kurang baik.

Oleh sebab itu kualitas ahlak sangatlah penting sehingga masyarakat itu perlu dibina untuk  menciptakan ahlak sebagai modal dalam kehidupan bermasyarakat yang tenteram dan damai.(Kim)

Minta Dukungan Rakyat Untuk Membubarkan FPI ,Jendaral Tito Dibuli Habis-habisan Netizen

JAKARTA,teropongdesa.com - Meminta dukungan dari masyarakat Indonesia untuk membubarkan Front Pembela Islam ( FPI ),Jendral Tito dibuli habis-habisan netizen , bahkan ramai dari para netizen meminta tito untuk mengundurkan diri dari jabatatannya sebagai petinggi POLRI.

Dari beberapa netizen juga menganggap keinginan kapolri ini digolongkan sebagai wujud keputusasaan pihak kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi masyrakat di negeri ini .

Bahkan tidak sedikit juga yang menuding kalu keinginan  kepolisian tersebut adalah gambaran ketidak dewasaan dalam berdemokrasi.

Ada pula yang mengancam akan melakukan perlawanan bila polisi nekat membubarkan ormas Islam tersebut , (kim)

PWI Lotim Gelar Aksi Peduli Untuk Korban Banjir Bandang Kota Bima

LOTIM,teropongdesa.com - Ikut Peduli dengan bencana alam yang dialami masyarakat Kabupaten Bima,Nusa Tenggara Barat yang terjadi belum lama ini ,Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lombok Timur yang dikoordinir Dimiyati,,Jum'at 23/12, melakukan menggalangan bantuan berupa baju layak pakai untuk para korban .

Aksi ini,kata dia adalah  bentuk solidaritas para kuli tinta dengan musibah yang dialami masyarakat kota Bima yang saat ini sedang berduka dan berharap bantuan ini mampu meringankan beban para korban.

Diakuinya sebagai langkah tercepat, aksi penggalangan bantuan baju layak pakai ini ia awali dari kelurganya sendiri ,dari baju yang masih layak pakai ia sarankan kepada kelurganya untuk disumbangkan sehingga terkumpul dua karung.

"Penggalangan bantuan baju layak pakai ini akan saya mulai dari keluraga saya sendiri dan Alhamdulillah saya dapat dua karung,tadi di Polres,sudah saya informasikan kepada beberapa rekan-rekan wartawan untuk ikut berpartisipasi,berhubung mesok mau dibawa kebima oleh pihak Polres,jadi bantuannya harus bisa terkumpul hari ini."Jelasnya.

Namun,lanjutnya lagi,aksi penggalangan  bantuan ini akan terus dilaksanakan,tidak akan terpaku dengan pengiriman bantuan yang sudah terkumpul saat ini ,kendati aksi  penggalangan ini tidak secara tebuka dijalan-jalan, namun cukup dengan bantuan dari rekan-rekan wartawan secara peribadi meskpun tidak banyak namun bisa bermanfaat bagi para korban.(kim)

Alasan Belangko Kosong,Disdukcapil Tidak Berani Menjanjikan E-KTP Masyarakat Terbit Secepatnya

LOTIM,teropongdesa.com - Warga yang mengantri keluhkan E-KTP-nya sampai saat ini tidak kunjung mereka peroleh , bahkan beberapa dari mereka rela datang dari jauh hanya untuk menanyakan jadi tidaknya kartu tanda penduduk miliknya namun selalu dijawab oleh Pihak Disdukcapil "belum ada belangko",tutur Ahmad Fauzi warga Obel Obel Kecamtan Samablia,menirukan Alasan pihak Disdukcapil dengan raut kecewa.

Masih dari lokasi, beberapa orang warga yang ikut mengantri di depan loket penerimaan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur Senin 19/12  ada juga yang mengaku melakukan perekaman dari dua bulan bahkan dari tiga bulan yang lalu namun sampai saat ini E-KTP yang diharapkannya belum jadi,padahal mereka mengaku Kartu Tanda Penduduk tersebut sangat mereka butuhkan untuk berbagai keperluan yang mendesak,yang sebagian besarnya beralasan sudah mendaftar menjadi Tenaga Kerja keluar Negeri ( TKI )

"Maknya,saat ini saya jadi bingung pak...., ongkos sudah saya setor ke tekong,jadi saat ini saya harus buat pasport secepatnya biar visa saya cepat keluar ,tapi kalu KTP tidak ada....? Bagaimana saya bisa buat pasport ,, kalu menunggu terlalu lama,bisa-bisa ongkos yang sudah saya setor bisa angus pak." Keluh Marwan warga jerowaru,sembari berdiri disamping loket untuk menanyakan kejelasan KTP-nya.

Selain Ahmad Fauzi dan Marwan beberapa orang dari para pengantri juga mengalami nasib yang sama,pun mengaku berasal dari wilayah paling ujung Lombok Timur ,karena Kartu Tanda Penduduk tersebut sangat dibutuhkannya,mereka mengaku rela menyambangi Disdukcapil tiap minggu dengan biaya yang cukup besar dan resiko dijalan yang harus mereka hadapi hanya untuk menanyakan E-KTP-nya sudah jadi atau belum

Hal tersebut dikeluhkan karena tidak ada kejelasan dari Disdukcapil mengenai jadwal pengambilan E-KTP tersbut ,mestinya menurut mereka ,kertas kecil yang diberikan sebagai sharat pengambilan E-KTP tersebut disitu dituliskan juga jadwal pengambilannya agar kedatangan mereka ke Disdukcapil tidak sia-sia.

Di tempat berbeda,Terkait kondisi tersebut,sekeretaris Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Lombok Timur Aziz menyampaikan kondisi yang mengakibatkan penerbitan E-KTP terganggu beberapa bulan ini adalah akibat tidak adanya belangko,sehingga dengan kondisi tersebut pihak Disdukcapil tidak bisa berbuat banyak ,namun ia berharap masyarakat memakluminya.
Selain itu,iapun menjelaskan untuk dimaklumi bahwa kekosongan belangko tersebut merupakan kondisi yang dialami oleh semua daerah diseluruh Indonesia yang bersumber dari pusat di Jakarta."Kalu di Kementerian belangkonya kosong,sudah pasti disemua daerah juga akan kosong."Jelas Aziz.

Terkait kondisi tersebut,dirinya tidak berani memberikan kepastian dideropnya belangko E-KTP dari pusat untuk Lombok Timur ,karena menurutnya,kekosongan tersebut diakibatkan kuota balangko untuk 2016 sudah habis,"jadi kalu kuota sudah habis,maknanya tidak ada cetakan belangko tambahan,kalupun ada penambahan itupun harus melalui mekanisme lelang dan itu membutuhkan waktu yang panjang,apalagi saat ini sudah ahir tahun,makanya kita perlu tunggu sampai tahun 2017."Lanjutnya,meyakinkan.

Sejak awal pihak Disdukcapil Menyadari kondisi tersebut ,kata Aziz ,sehingga dari beberapa bulan sebelumnya pihaknya berusaha mengantisipasi kondisi ini,bahkan beberapa langkah solusi yang menurutnya mampu menyelesaikan persoalan ini khususnya Masyarakat yang membutuhkan Kartu Identitas yang mendesak diantaranya adalah kartu keterangan pengganti E-KTP yang bisa digunakan selayaknya kartu identitas.

Bahkan aku-nya keberadaan surat keterangan ini sudah sering ia sosialisaikan disetiap kecamatan dan media ,meski hanya berlaku dua bulan namun menurutnya akan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat yang membutuhkan kartu identitas yang mendesak karena pihak Disdukcapil sebelumnya sudah bersurat kesemua Instansi agar surat keterangan pengganti E-KTP tersebut agar diterima dengan alasan kondisi belangko masih kosong.(Kim)

Untuk Peningkatan SDM,Disosnakertrans Melalui LLK,Terus melakukan Pembekalan Kepada Masyarakat

LOTIM,teropongdesa.com - Persolan Sumber Daya Manusia kerap menjadi perbincangan serius dalam penyelesaian masalah bangsa,pasalnya ,ada keyakinan para elit negeri ini yang beranggapan bahwa berbagai persolan politik,ekonomi,sosial dipicu kurangnya perhatian terhadap peningkatan SDM,atas dasar keadaan tersebut,Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmmigrasi melalui Lembaga. Latihan Kerja terus melakukan pembekalan keahlian bagi masyarakat untuk berbagai sektor.

Ungkapan itu dsampaikan kepala Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur,Aminullah.SH,belum lama ini Dalam sambutannya diratusan pesrta pelatihan yang dirangkai dengan penyerahan bantuan alat sebagai pendukung  ilmu yang mereka peroleh.

Selain memberikan gambaran tentang betapa dibutuhkannya keahlian saat ini,Aminullah juga mengatkan bahwa pembekalan keahlian yang yang dilakukan oleh LLK juga bertujuan mengimbangi perkembangan industri dan arus gelobalisasi sosial,sembari menyarankan agar ilmu dan bantuan alat yang diperoleh agar dipergunakan dan dikembangkan secara maksimal.

"Karena,Yang namanya ilmu kalu tidak dimanfaatkan maka akan hilang dengan sendirinya,tapi kalu terus dimanfaatkan maka ilmu itu akan semakin berkembang ,dan mungkin saja kalian akan menjadi seorang ahli yang diperhitungkan dibidang yang sudah kalian pelajari",imbuhnya,memberikan semangat.

Acara penyerahan bantuan alat yang berlangsung diaula LLK ini,dihadiri oleh empat kelompok jurusan diantaranya ,jurusan menjahit,jurusan baja ringan,jurusan audio video dan servis AC ,masing kelompok mendapatkan alat sesuai dengan. Jurusan yang mereka ambil.

Acara ini,Selain dihadiri Kepala Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta ratusan peserta yang sudah dibina,disitu terlihat juga Kepala Lembaga Latihan Kerja Muhammad Wardi,dan beberapa staf LLK lainnya.

Dalam kesempatan itu,wardi juga menyampaikan permohonan maafnya atas keterlambatan penyerahan bantuan tersebut sembari meminta kepada para penerima bantuan untuk terus mengembangkan ilmu yang sudah dimilikinya dengan memanfaatkan alat yang sudah diberikan.

Sejurus kemudian,Iapun memberikan saran  untuk para peserta agar tidak menyalahgunakan alat-alat tersebut untuk kepentingan sesaat,karena menurut informasi yang diperolehnya ,alat yang sudah diberikan akan dijual lagi.namun dirinya berharap tidakan seperti itu tidak dilakukan oleh para peserta binaan LLK.

"Saya berharap agar alat-alat yang sudah dierima tidak dijual lagi dan usahakan agar alat tersebut dimanfaatkan dan dirawat untuk kepentingan peningkatan ekonomi keluarga masing-masing,"pungkasnya,(kim)

Belum Ada Kesadaran,UMKM Mengurus Izin Usaha Untuk Kebutuhan Bank Bukan Untuk Pemerintah

LOTIM,teropongdesa.com - Mengurus izin usaha biasanya akan dilakukan disaat dokumen tersebut dibutuhkan sebagai syarat pengajuan hutang di lembaga perbankan,tampa disadari prilaku apatis para pelaku usaha tersebut  berpengaruh pada penataan tata ruang ,kesehatan lingkungan dan gangguan masyarakat lainnya.

Perilaku sebagian besar pelaku UMKM seperti itu,dibenarkan juga oleh Kasad Pol PP Kabupaten Lombok Timur ,Salmun,saat ditemui media ini didepan kantor Perizinan Satu Atap ( SINTAP ) Lotim Selasa 22/11 ,sehingga,lanjutnya lagi,dengan prilaku seperti itu bisa menimbulkan kerugian dan gangguan bagi pemerintah dan masyarakat sekitar.

Mental para pelaku usaha seperti itu ,menurut salmun,jauh dari cerminan sosok warga negara yang baik,karena cerminan seorang warga negara yang baik,baginya,harus taat pada aturan yang ada.

"Kita sudah punya perda sebagai regulasi dalam beraktifitas usaha,untuk itu taatilah, biar kami tidak usik,"pungkasnya.

Namun untuk melakukan penertiban dengan hasil yang maksimal bagi pedagang-pedagang nakal,menurut salmun,dirinya  berharap agar data pemohon izin,baik itu Izin Mendiriakn Banguna ( IMB ),Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) agar ditembuskan kelemmbaga yang dipimpinnya untuk memudahkan pemantauan.

Selain itu,lanjutnya lagi,peran serta pemerintah Desa dan Kecamatan dalam memantau aktifitas wilayah hukumnya mempunyai andil besar dalam penertiban aktifitas usaha masyarakat yang melanggar Peraturan Daerah ( PERDA ).

"Untuk itu Data dari desa dan camat sangatlah penting,bahkan,saat ini ,kecamatan sudah diberikan wewenang penuh oleh pemerintah daerah untuk mengelola wilayahnya secara maksimal,namun persolan kordinasi lintas sektoral itu harus tetap berjalan,"jelas Salmun.       

Hal senada juga disampaikan kepala Dinas Perizinan Satu Atap ( SINTAP ) Muhamad Sukri,diruangannya,pada hari yang sama, mengakui juga bahwa pelaku UMKM akan sibuk  mengurus izin usaha disaat dokumen tersebut dibutuhkan sebagai syarat pengajuan penambbahan modal usaha.

Pada dasarnya,lanjutnya lagi,izin usaha tersebut dibutuhkan bukan sebagai syarat peminjaman modal di Bank semata,selain itu dengan mengantongi izin usaha,para pelaku usaha akan mendapatkan kenyamanan dalam akifitas usahanya,

"Sudah pasti kalu kita sudah menjadi pengusaha yang legal,tentu tidak akan menimbulkan rasa was-was dalam menjalan aktifitas usaha tersebut."Imbuhnya,Memastikan.

Dijelaskannya lebih jauh,dalam pengurusan izin usaha,selain diberikan Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ),para pelaku usaha juga mendapatkan surat izin gangguan yang biasa disebut HO yang dalam bahasa asingnya "Hinder Ordonantie",sedangkan izin ini merupakan lisensi para pelaku usaha terhadap tempat usaha atau kegiatan  yang ditempatinya baik secara pribadi maupun badan hukum yang menjalankan suatu bidang usaha yang berpotensi menimbulkan bahaya,kerugian dan gangguan masyrakat serta kelestarian lingkungan hidup.

Untuk itu,lanjutnya lagi,bila masih ada praktik usaha yang tidak mengantongi izin,maka pihak Desa,Kecamatan,harus melakukan koordinasi dengan Pol PP dalam melakukan penertiban.

"Namun pelaku usaha nakal itu sebelumnya diberitahu atau disurati ,namun bila masih nakal maka boleh ditutup paksa oleh petugas."Lanjutnya,menutup pembicaraan.(Kim)

PMII Lotim Menuntut.Serius Berangus Pungli di tubuh kepolisian

LOTIM,teropongdesa.com - Dalam rangka peringatan hari sumpah pemuda 28 oktober,puluhan mahasiswa yang tergabung didalam pergerakan mahasiswa islam indonesia ( PMII ) Lombok Timur,melakukan orasi didepan gerbang Polres Lombok Timur ( Lotim ),

Dalam orasinya,PMII mengaku gerah dengan perilaku oknum aparat yang dianggapnya kerap menyelesaikan masalah dengan uang,bahkan lanjutnya lagi,praktik pungutan liar yang terjadi dilingkungan polres Lotim terkesan sudah tidak sembunyi-sembunyi.

"Seperti pelayanan pembuatan SIM,cukup bayar lebih,para pemohon tidak perlu ujian berkendara."Tegasnya,

Lanjutnya lagi,Dipelayanan-pelayan yang lain didalam tubuh kepolisian juga terjadi hal yang sama,atas dasar itu mereka menuntut agar pungli tidak terjadi lagi diInstitusi kepolisian.

Aksi damai para mahasiswa tersebut,sempat menjadi perhatian masyarakat sekitan dan beberapa pengendara juga sempat berhenti untuk menyaksikan aksi mahasiswa tersebut,

Meski aksi tersbut berlangsung damai,namun beberapa anggota kepolisian terlihat berjaga-jaga mengamankan jalannya aksi.

Berharap ditemui orang nomor satu dikepolisian Lombok Timur ,untuk menyampaikan aspirasinya namun diinformasikan kapolres tidak ada ditempat.

Usai melakukan orasi Kapolres Wingki Adhityo Kusumo S.I.K , M.H melalui Kabag Ops M.Hutagalung menemui para mahasiswa ,pada kesempatan itu diantara massa aksi,mengatakan sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa dengan kondisi kepolisian yang tercoreng oleh tidakan beberapa oknum,namun ia mengakui upaya membenahi institusi ini terus dilakukan.

Meski upaya-upaya membenahi nama baik kepolisian terus dilakukan namun masih ada saja yang masih bertindak nakal,meski saat ini tindakan kepada mereka lebih tegas namun kontrol terhadap oknum-oknum itu tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Bahkan kejahatan pungli itu sampai membuat gerah presiden jokowi sampai mengeluarkan instruksi untuk diberangus tampa pandang bulu.

"Pungli dan tidakan melanggar hukum anggota lainnya,pasti akan kami tidak,namun kami butuh informasi yang akurat dari masyrakat dan mahasiswa."Terang Hutagalung,seraya meyakinkan massa aksi.

Puas dengan apa yang disampaikan Hutagalung,massa aksipun membubarkan diri dengan tertib.(Kim)

Desa-Desa Wajib Menganggarkan 25 RTLH per Tahun

LOTIM,teropongdesa.com - "Desa-desa wajib menganggarkan 25 rumah tidak layak huni setiap tahun"tegas bupati lombok timur Ali Bin Dahlan pada media ini,saat ditemui dipendopo,senin 24/10.

Pada kesempatan itu juga,orang nomor satu dilombok timur ini mengatakan,bahwa dengan besarnya anggaran yang dialokasikan ke desa-desa,agar digunakan semaksimal mungkin untuk membangun kesejahteraan sosial kemasyarakatan.

Dengan itu,lanjutnya lagi,kesenjangan yang kerap kita lihat dari hunian yang tidak layak ditempati oleh masyarakat tidak menjadi pemandangan yang biasa.

"Oleh karena itu,saya salurkan dana bantuan untuk rumah yang tidak layak huni itu kesetiap desa dan saya wajibkan bagi desa-desa menyalurkan bantuan itu ke duapuluh. Lima rumah yang tidak layak huni setiap tahun,karena masyarakat berhak merasakan tempat tinggal yang layak."Tegasanya,melanjutkan.

Meski sudah diprogramkan,tambahnya lagi,desa-desa selaku pelaksana program,belum tentu akan melaksanakan program tersebut ,untuk itu,diharpakannya peran masyarakat untuk mengingatkan desa-desa tersebut agar penyaluran untuk program 25 rumah tidak layak huni per-tahun itu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

"Jadi,Saya Ingatkan ya..,kalu ada desa yang tidak melaksanakan program 25 RTLH per-tahun itu,segera laporkan kesaya."Tegas Ali dengan has bicaranya.(Kim)

Pasangan Lansia Korban Kebakaran,Tujuh Bulan Menumpang Dirumah Warga

LOTIM,teropongdesa.com - Hasil penelusuran Media ini, selasa 18/10 ,dilokasi kebakaran tujuh bulan lalu di Gubuk Anak Iwok,Dusun Batu Lisung ,Desa Lepak ,Kecamatan Sakra Timur,Kabupaten Lombok Timur ( Lotim ) masih terlihat puing-puing dua rumah warga Lanjut Usia ( Lansia )keluarga Amak Derim (70) dan keluraga Inaq Redi (60) yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah .

Mereka mengeluhkan sampai saat ini belum ada informasi bahwa rumahnya yang ludes dilalap sijago merah tujuh bulan lalu akan diberikan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) oleh pemerintah setempat.

Sehingga, dari semenjak musibah yang menimpanya ( Amaq Derim:red ),dirinya bersama korban kebakaran yang lain masih menumpang dirumah warga sekitar,dengan kamar seadanya,bahkan,diakuinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mengaku masih tergantung dari uluran tangan warga sekitar.

Derim menuturkan lebih jauh, musibah kebakaran yang dialaminya waktu itu,semua barang miliknya tidak ada satupun yang bisa diselamatkan,bahkan padi gabah yang jadi bekalnya-pun tidak ada yang tersisa,akibatnya,korban,untuk makan sehari-hari harus menunggu makanan yang diantar oleh warga yang masak lebih,mirirnya lagi,korban mengaku pernah tidak makan seharian,kendati demikian, mereka mengaku pasrah dengan keadaan yang menimpanya,namun dirinya tetap berharap kepada pemerintah untuk memeperhatikan keadaannya dan korban lainnya .

Tidak dipungkirinya kalu mereka pernah mendapatkan bantuan pasca kebakaran,berupa sembako,alas tidur dan perlengkapan sholat oleh Pak Camat Sakra Timur yang saat itu dijabat oleh Haji Muhsan, dan berupa uang oleh Badan Amil Zakat Desa ( BAZDES ) yang diserahkan langsung oleh Ketua BAZDES Desa Lepak,Samsul Hakim.

Semenjak saat itu sampai saat ini mereka mengaku belum pernah menerima bantuan dari pemerintah namun mereka berharap pemerintah memperbaiki rumahnya agar tidak menumpang lagi dirumah warga.

Keadaan para korban yang begitu memperihatinkan dibenarkan oleh Kepala Dusun Batu Lisung Lukman Hakim,saat dihubungi by phone oleh media ini,diceritaknnya juga,para korban adalah para lansia ,seperti pasangan Amaq Derim yang tinggal berdua bersama istrinya ,meski umur keduanya lebih dari satu abad namun belum memiliki keturunan.

korban kebakaran satunya lagi,lanjut Lukman, adalah Inaq Redi seorang janda tua yang hidup sebatang kara ,akibat kebakaran waktu itu,korban sampai saat ini masih menumpang dirumah keluarganya,karena keadaan itu , korban kerap mengeluh kepada dirnya ,bahwa merasa malu menumpang terlalu lama.

"Meski sudah jompo,mereka sebenarnya masih bisa bekerja untuk makan sehari-hari ,namun mereka butuh tempat tinggal sendiri ,makanya saya berharap agar mereka segera dibangunkan rumah oleh pemerintah ."Ujarnya,penuh harap.

Ditanya perihal bantuan untuk korban kebakaran tersebut Camat Sakra Timur,Hasim mengkaku tidak tau kalau di gubuk Anak Iwok Dusun Batu Lisung ,Desa Lepak ,pernah terjadi kebakaran,dengan alasan, tidak ada surat laporan yang masuk ke kecamatan.

"Kalu ada laporan dari Desa ,pasti akan kami tindaklanjuti,tapi kalu kejadiannya sebeleum saya menjabat,itu bukan urusan saya ,karena sudah jelas itu adalah urusan pejabat sebelumnya."jelas Hasim.

Ditempat berbeda,Kepala Desa Lepak Ahmad Ripai mengatakan, kalu rumah korban kebakaran di Montong Anak Iwok itu akan diperioritaskan untuk diberikan bantuan program RTLH pada pencairan Dana Desa ( DD ) semester ke dua,

"Kita tidak bisa mencairkan bantuan kepada mereka pada semester pertama Waktu itu, karena kejadiannya bertepatan sekali dengan pencairan DD tahap pertama dan alokasi anggaran yang ada sudah jelas arahnya."Jelas Ripai.

Agar dimaklumi,kata Ripai,pada dasarnya, besarnya anggaran untuk program RTLH tersebut realtif kecil dan tidak cukup untuk membangun rumah sesuai dengan keinginan penerima bantuan,untuk itu,dirinya berharap agar ada dana swadaya dari penerima bantuan sehingga batuan yang diberikan tidak sia-sia.

"Dengan uang tujuh juta ,saya pikir tidak cukup untuk membangun rumah,tapi kalu digabungkan dengan uang yang dimiliki oleh penerima bantuan ,atau mungkin ada bantuan yang bersumber dari yang lain,saya pikir bisa cukup untuk membangun rumah sesuai keinginan".ujarnya,seraya memberi permakluman.(Kim)

Kapolres Baru,Menyatakan Siap Menghadapi Pilkades Serentak

LOTIM,teropongdesa.com - Kapolres Lombok Timur ( Lotim ) yang baru AKBP Wingky Adhityo Kusumo S.I.K , MH menyatakan siap mendukung pelaksanaan pilkades serentak pada bulan Nopember yang akan datang pada awak media,belum lama ini.

Dalam kesempatan itu juga,mantan kapolres Lombok Barat ini,membeberkan,beberapa langkah yang diyakininya epektif dalam menekan konflik namun dirinya tidak memungkiri,menciptakan kantibmas itu tidak terlepas dari kerjasama berbagai pihak ,baik dari unsur POLRI,TNI dan Tokoh Masyarakat.

"Untuk mencapai keberhasilan pesta rakyat tersebut,tentu diperlukan sinergisitas antara,POLRI,TNI serta semua unsur masyarakat."Ujarnya.

Namun,lanjut kapolres kelahiran solo ini,selain pentingnya kerjasama lintas sektoral,POLRI juga harus memperkaya diri dengan data peta komplik agar titik-titik rawan bisa diatisipasi sejak dini
.
"Informasi dari jajaran intel tentang titik-titik rawan sangat penting,agar kita bisa mengerahkan anggota lebih banyak untuk melakukan pengamanan."Ungkapnya,lebih jauh.

dikatakannya juga,tentang data peta komplik yang diperoleh dari jajaran Intel itu,akan menjadi acuan dalam merumuskan tidakan pencegahan terjadinya gesekan antar pendukung calon.

"Saya berharap pilkades nanti,akan berlangsung secara "LUBER ,agar tidak terjadi konflik, ",tambahnya.

Selain menyatakan kesiapannya menghadapi Pilkades serentak,dalam kesempatan itu,ayah dua anak ini, juga menyampaikan beberpa programnya selama bertugas di Polres Lotim,diantaranya, melanjutkan program-program polres terdahulu serta program kapolri,seperti,mempertahankan dan melanjutkan program sejuta kentongan dan memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat dalam mengurus dokumen secara online maupun secara langsung,

Saat itu,Wingky juga berjanji untuk memasang beberapa CCTV dibeberapa titik jalan yang rawan pelanggaran lalulintas dan keriminal (kim)

Syamsuddin:Perangkat Desa Tidak Disiplin Sebaiknya Diganti

LOTIM,teropongdesa.com - "Perangkat desa tidak disiplin boleh diganti ,karena kalu dibiarkan akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat"kata kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa ( BPMPD ) Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat,Syamsuddin,saat ditemui awak media belum lama ini.

Ia ( Syamsudin:red ) menyarankan seperti itu karena ramai kepala desa yang tidak berani melakukan tidakan terhadap perangkat desa yang nakal karena alasan politik ,hal ini juga diutarakannya karena ramainya aduan masyarakat yang mengeluhkan kinerja dari perangkat desa yang dianggap kurang disiplin dalam menjalankan tugas.

"Selama ini Banyak sekali aduan masyarakat yang mengeluhkan perangkat desa yang kerja semaunya ,jadi,kalu perangkat desanya seperti itu tentu  pelayanan untuk masyarakat jadi terganggu."Ujar Syamsuddin.

Meski demikian,lanjutnya lagi,sebelum kepala desa  melakukan tindakan terhadap perangkat desa yang dianggap tidak disiplin tersebut, selayaknya oknum itu  diadukan  terlebih dahulu ke BPMPD untuk ditelusuri kebenarannya, bila benar,pihak BPMPD memperbolehkan Pemerintah Desa untuk melakukan tindakan yang dianggap layak.

"Meman benar kami membina desa namun tidak serta merta kami berwenang bongkar pasang perangkat desa, karena semuanya harus pakai prosedur karena yang punya wewenang untuk mengganti perangkat desa adalah kepala desa itu sendiri."Jelasnya."

Lebih jauh digambarkannya juga,,kalu perangkat desa harus masuk dan pulang kantor tepat waktu,agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

"Kalu merka masuk dan pulang semaunya,saya rasa tidak salah masyarakat menegur mereka karena mereka digaji dari uang rakyat.jadi kalu ada yang berperilaku seperti itu,sebaiknya kepala desa harus bertindak tegas."Tutupnya. (Kim)

 

Berminat Pasang Iklan? Hub: 082-236-898-087 atau 087-763-222-277

I K L A N

I K L A N
DIJUAL RUMAH,LOKASI LINGKUNGAN KAMPUS STKIP LOMBOK TIMUR,COCOK UNTUK KOS-KOSAN, YANG BEMINAT HUBUNGI 087763222277

Iklan

Copyright © 2016. Teropong Desa - All Rights Reserved
Facebook | Redaksi | Kontak Kami | Disclaimer | Iklan
Supported By BKL Media
Contact : Admin Teropong Desa