Tajuk Teropong Desa :

Iklan

Iklan

SILAKTE PADE NGIRING PILEK HARUM

SILAKTE PADE NGIRING PILEK HARUM
HAJI IRON DAN HAJI GACUN

BERITA TERPOPULER

Showing posts with label Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Pertanian. Show all posts

Petani Gereneng Timur Mengalami Gagal Panen Akibat Serangan Wereng

LOTIM,teropongdesa.com-Serangan Wereng terhadap tanaman padi para petani di Desa Gereneng Timur,Kecamatan Sakra Timur membuat petani merugi,serangan wereng tersebut menurut kepala desa Gereneng timur,Mahsun,kepada media ini saat dihibungi lewat telpon, jumat 14/04,itu dialami oleh para petani yang yang terlambat melakukan penanaman ,"dan rata-rata tanaman padi yang diserang wereng itu yang ditanam pada bulan januari kemarin."imbuhnya

Namun ada juga para petani berpendapat kalu serangan wereng itu akibat panen serempak yang dilakukan petani yang lain sehingga hama wereng yang sebelumnya tinggal ditanaman padi petani yang luasnya ratusan hektar akan berpindah ke lahan petani yang luasnya puluhan hektar sehingga serangan yang diakibatkannya bisa terlihat begitu dahsat.

Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya pihak PHP Sakra Timur selalu melakukan pencegahan dengan penyemprotan pestisida dispot-spot yang belum terkena serangan namun upaya itu selalu mengalami kegagalan,sehingga saat ini petani hanya pasrah mengalami gagal panen karena penurut pendapat warga yang lain,mereka dianggap salah dalam penetapan jadwal tanam.

Dulunya menurut dia penyakit tanaman padi seperti ini berdasarkan kepercayaan orang tua yang saat itu belum mengenal pestisida,biasanya pengobatan dilakukan dengan melakukan beberapa ritual husus namun saat ini hal-hal tersebut dengan seiring perkembangan zaman sudah mulai hilang akibat ketergantungan teradap kimia

Kejadian itu sangat disayangkan oleh  Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Hama Penyakit  Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Kamal Marsudi saat dikonfirmasi mengatakan, Sejatinya kondisi tersebut harus segera dilaporkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat kepada pihak Penanggulangan Hama Penyakit (PHP) agar segera diberikan tindakan dini untuk mengantisipasi semakin meluasnya serangan yang ditimbulkan,

Karena menurutnya,pencegahan terhadap berbagai hama penyakit itu akan dilakukan berdasarkan laporan serta temuan dilapangan yang dijadikan dasar pihak PHP akan melakukan tindakan dengan beberapa jenis obat-obatan yang memang sudah tersedia disetiap PHP .

Serangan hama wereng ini kalu dibiarkan akan membuat tanaman padi petani menjadi kering ,pasalnya hama ini akan menghisap sari dari batang padi sampai menjadi kering kemudian akan berpindah ke batang padi yang lain ,sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dengan melakukan penyemprotan pada tanaman padi yang masih terlihat hijau.(kim)

Harga Cabai Meroket,Tanaman Cabai Petani Jadi Incaran Maling

LOTIM,teropongdesa.com - Dengan meroketnya harga cabai membuat para petani cabai merasa was-was dengan tanaman cabainya ,pasalnya dengan kenaikan harga cabai saat ini membuat tanaman cabai mereka menjadi incaran maling.

Seperti pengakuan seorang  petani cabai diwilayah sakra timur ,Amaq Delah,kepada media ini,rabu 11/01,yang mengaku kerap melihat buah cabainya tercecer dipematang sawahnya, seperti sudah disantroni maling ,sehingga dengan kondisi tersebut ia terpaksa melakukan ronda malam agar tanaman cabainya tidak terus-terusan menjadi sasaran maling.

"Kejadian seperti ini memang biasa terjadi setiap melonjaknya harga cabai,tapi kalu harga cabai anjlok buah cabai saya meski berbuat lebat dan siap panen ,tidak pernah saya merasa kehilangan,bahkan saya juga tidurnya nyenyak,"Tuturnya.

Kehawtarian Amaq Delah dengan keamanan tanaman cabainya cukup beralasan.karena ia mengaku kalu tanaman cabainya yang siap panen tersebut sudah dipesan oleh tengkulak,untuk itu,agar cabainya tidak dipanen duluan oleh maling,ia harus tekun menyambanginya.

Apalagi saat ini akibat anomali iklim ia mengaku tanaman cabainya sudah mulai diserang penyakit "patek",sehingga sebelum buah cabainya diserang penyakit semua ,ia terpaksa harus memanen buah cabainya meski sebagian belum saatnya untuk dipanen.

Penyakit "patek" ini menurutnya cukup berbahaya dan biasa menyerang buah cabai yang sudah berwarna merah yang siap panen dan biasanya,penyakit ini menyerang tanaman cabai pada musim penghujan dengan reaksi buah cabai akan menjadi busuk dan tidak layak jual ,akibat serangan penyakit tersebut, produksi cabai menjadi menurun dan pasokan cabai nasional-pun ikut menurut sehingga harga cabai menjadi meroket.
 
Dengan situasi ini,dirinya sempat heran dengan pemberitaan harga cabai yang terus merangkak naik disemua televisi ,tapi ironisnya ,kata dia.saat harga cabai anjlok ,tidak ada satupun media yang memberitakannya,bahkan terkesan tutup mata,meski banyak petani harus berurusan dengan rentenir akibat kerugian yang ditanggungnya.(Kim)

Penghijauan Dengan Tanam Pohon Buah-Buahan Multi Manfaat


LOTIM,teropongdesa.com - Selain menjadi paru-paru alam ,penanaman bibit pohon juga bertujuan sebagai pengikat struktur tanah dan menjaga sumber air ,manfaat pohon yang begitu penting untuk menjaga ekosistem menjadi landasan para pemuda yang tergabung didalam karang taruna "teratai" Desa Lepak ,Kecamatan Sakra Timur, satu hari yang lalu melakukan penanaman bibit pohon bersama puluhan pemuda disepanjang jalan desa lepak,

Menurut ketua karang taruna "teratai",Hairil, dilokasi penghijauan,Rasa keperihatian para pemuda ini cukup beralasan, akibat maraknya pemanfaatan kayu untuk kebutuhan omprongan dan kebutuhan sehari-hari terkesan tidak bisa dikendalikan,bahkan solusi yang ditawarkan pemerintah untuk memanfaatkan cangkang sawit untuk omprongan dan baja ringan untuk konstruksi bangunan sampai saat ini belum terlaksana secara total.

Akibatnya beberapa jenis pohon yang dulunya gampang kita temukan,saat ini sudah mulai langka,namun keadaan itu tidak sedikitpun berdampak terhadap perilaku oknum-oknum yang memanfaatkan kayu tersebut.bahkan pengawasan dari pemerintah terkesan longgar,sehingga tumpukan-tumpukan kayu setiap tahun adalah pemandangan yang tidak asing dimata masyarakat.

"Makanya Kami perihatin dengan pemanfaatan kayu setiap tahun yang terkesan sepihak,bahkan mereka tampa berfikir dampaknya bagi orang lain.....!!!, padahal,alam kerap menunjukkan kemarahannya dengan tumbal orang-orang yang tidak berdosa,seperti kejadian tanah longsor,banjir bandang,sumber air yang semakin berkurang ( kekurangan air bersih:red ),apakah dengan kejadian itu tidak cukup membuka mata kita untuk peduli terhadap alam....?? "Tanya Hairil memberi gambaran .

Sehingga Menurut Hairil,agar oknum-oknum masyarakat itu tidak melakukan penebangan sembarangan ,untuk itu  penghijauan yang dilakukannya saat ini bersama pemuda ia mencoba menerapkan konsep partisipatif dengan metode penanaman bibit pohon buah-buahan seperti bibit pohon nangka,karena kedepannya,menurutnya, buah nangka bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga pemeliharaannya juga secara bersama-sama.

"Jadi,kita harapkan,bibit pohon nangka ini kedepannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk dibuat lauk pauk bahkan kalu berbuah banyak,bisa juga kita jual untuk kebutuhan pembangunan desa"ujarnya penuh harap.

Meski demikian kepedulian terhadap lingkungan harus dilandasi kesadaran setiap masyarakat dan pentingnya peran pemuda untuk menjaga keberlangsungan setabilnya ekosistem untuk generasi mendatang.(Kim)

Brigade Tanam Lotim,Siap Bantu Petani

LOTIM,teropongdesa.com - Untuk memenuhi target 89 ribu hektar untuk tahun ini ,dinas pertanian dan peternakan kabupaten lombok timur siap mengerahkan brigade tanam untuk membantu para petani dalam pengolahan lahan pertanian

Ketersedian aramada alat pertanian ini,menurut kepala Dinas Pertanian dan Peternakan,Zaini,saat ditemui diruangannya senin 14/11 adalah bentuk interpensi pemerintah daerah dan pusat dalam mensukseskan swasembada pangan secara menyeluruh.

Selain mensiagakan brigade tanam,lanjutnya lagi,20 ribu hektar lahan pertanian disemua wilayah lombok timur diberikan subsidi bibit padi dengan hitungan 25 kilo geram per hektar untuk bibit padi biasa dan 15 kilo geram per hektar untuk bibit padi hibrida ,  

Seperti yang digambarkannya ,target yang diberikan pada tahun sebelumnya sebesar 82 ribu hektar ,meski saat itu belum disediakan armada brigade tanam dan bibit bersubsidi seperti tahun ini namun capaian target bisa mencapai 96 persen.
 
Sehingga dengan adanya pasilitas pengolahan lahan pertanian yang disiapkan pemerintah,diharapkannya capaian untuk tahun ini bisa lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Terkait berbagai persoalan yang kerap menjadi keluhan para petani untuk mencapai hasil tanam yang maksimal,diharpakannya agar para petani tidak sungkan-sungkan menyampaikan kepada para PPL agar bisa diselesaikan secara bersama-sama menuntasan berbagai kendala yang dialami para petani.

Karena untuk mencapai target tersebut  komoditi yang ada  akan dikawal oleh PPL selaku garda terdepan dinas pertanian dan peternakan untuk melakkan penyuluhan dan pendampingan terhadap semua program pemerintah.

Meski pada tahun sebelumnya pemerintah Kabupaten Lombok Timur dari komoditi pertanian dan perkebunan kerap mendapatkan riword dari pemerintah pusat namun sektor ini akan terus ditingkatkan untuk mempertahankan label lumbung padi sebgai ikon lombok timur yang sudah melekat semenjak orde lama.

Sehingga harapan kedepan untuk mensukseskan program swasebada pangan secara menyeluruh agar semua target yang diberikan diupayakan bisa tercapai berdasarkan kerjasama yang baik antra petani dan pemerintah.(Kim)

Harga Tembakau Anjlok,Muhrim:itu Akibat Anomali Iklim

LOTIM.teropongdesa.com - Menurunnya. Harga tembakau tahun ini,dikeluhkan beberapa petani,keadaan ini dianggap oleh petani wujud ketidak becuusan Pemerintah daerah dalam membela para petani tembakau,bahkan keadaan ini dicurigai akibat adanya main mata antara pemda lotim dengan perusahaan.

Aanggapan tersebut dibantah oleh kepala bidang ( Kabid ) Bina Usaha Perkebunan,Ir Muhrim,saat ditemui diruangan kepala dinas hutbun,Lombok Timur belum lama ini.

dalam klarifikasi tersebut,muhrim,mengatakan,harga tembakau yang anjlok saat ini bukan akibat tidakada perhatian pemerintah terhadap nasib para petani,namun kondisi ini diakibatkan karena hasil produksi petani saat ini cukup buruk.

"Rata-rata petani tahun ini menghasilkan tembakau yang tidak berkwalitas,jadi perusahaan membeli tembakau mereka dengan harga murah,"tuturnya.

Kondisi seperti ini memang pada tahun-tahun sebelumnya ppernah terjadi ,rata-rata kondisi anjloknya harga tembakau diakibatkan anomali iklim yang mengakibatkan kwalitas tembakau menjadi jelek.

Seperti pada bulan juni,juli kemarin,sejatinya pada bulan itu para petani tidak mengharapkan hujan tapi air irigasi haruus tetap tersedia,namun kondisi sebaliknya yang terjadi ,pada bulan itu hujan kerap turun, sehingga perkembangan tembakau para petani menjadi terganggu dan berdampak kepada kwalitas serta warna tembakau.

"Akibat iklim yang kurang kondusip mengakibatkan daun bawah tembakau para petani pasca di open akan menjadi coklat bahkan berwarna hitam dan itu danggap tembakau jelek dan harganya juga murah di perusahaan"Bebernya.

Berebeda dengan hasil para petani tembakau pada tahun lalu yang pada saat itu ikimnya sangat pas dengan tanaman tembakau ,sehingga harga tembakau pada tahun lalu cukup normal.

Ditegaskannya,kalu harga tembakau pada tahun ini bukan karena adanya opini kenaikan harga rokok,

"Tidak ada kaitannya isu kenaikan harga rokok oleh pemerintah dengan anjloknya harga tembakau para petani tahun ini,"ujar muhrim.

Kalu dikatakan pemerintah dianggap tidak memeperhatikan nasib para petani,juga sangat keliru,paslanya,lanjut bapak yang murah senyum ini, penetapan harga tembakau itu punya mekanisme yang jelas yang melibatkan perwakilan petani bersama perusahaan yang dimediasi oleh pemerintah.

"Kami dari pemerintah dalam hal penetapan harga antara petani dan perusahaan hanya  diposisi mengetahui saja,jadi sangat keliru kalu turunnya harga tembakau menyalahkan kami",jelas muhrim. (kim)

Petani Tembakau Sakra Timur Menjerit,Ketua FKPTV: Hutbun Jangan Mengaku Kerap Turun Kelapangan

Lotim,teropongdesa.com - terkait wacana kenaikan harga rokok sampai 50.000 rupiah perbungkus oleh pemerintah pusat mendapatkan tanggapan beragam dari masyarakat namun lebih cenderung mendapatkan penolakan keras dari para petani tembakau itu terlihat dari beberapa aksi penolakan yang dilakukan oleh para petani tembakau dibeberapa daerah yang ditayangkan dimedia elektronik.

Kehawatiran dengan nasib para petani tembakau dengan wacana itu, juga di sampaikan Ketua Forum Komunikasi Petani Tembakau Virginia ( FKPTV ) kecamtan sakra timur Mohammad Tahir belum lama ini ,kepada pewarta mengatakan,perusahan-perusahan pengepul hasil produksi petani tembakau sampai saat ini belum mulai beroprasi,dan disinyalir keadaan itu dipicu oleh wacana kenaikan harga rokok oleh pemerintah.

"Dengan wacana pemerintah ini sangat merugikan kami ,karena gudang-gudang tembakau tidak ada yang berani membeli tembakau kami, jadi kalu tembakau kami mengendap ,darimana kami akan mendapatkan modal untuk biaya produksi berikutnya."Papar tahir,

Ketua ( FKPTV )yang juga menjabat Kepala Desa ini mengaku risih dengan pengakuan Kepala Dinas Hutbun Provinsi Nusa Tenggara Barat disalah satu media yang mengaku kerap turun ke petani,

"Jangan ngaku-ngaku suka turun kelapangan subgaio itu,"ujar tahir dan ,"kenapa pengakuannya disalah satu media itu tidak menjelaskan kemana ia turun dan kalu dia bener suka turun kelapangan,kenapa sampai saat ini beberapa perusahaan besar seperti BAT atau bentoel Tbk tidak ditegur karena belum membuka gudang membeli hasil petani."Tanya dia,dengan nada kesal.

Dirinya memberikan gambaran juga kalu perusahaan saat ini menetapkan harga tembakau petani sangat murah dan diprediksinya petani tembakau pada musim ini akan mengalami kerugian akibat wacana yang dianggapnya belum jelas.

"Saya sangat menyayangkan isu kenaikan harga rokok yang masih dalam wacana dimanfaatkan oleh Perusahaan untuk membeli hasil petani sapai 1200 ruipah per kilo gram,lalu dengan keadaan ini dimana peran pemerintah membela kaum petani yang kerap diposisi yang dirugikan ".imbuhnya.

Dengan situasi yang dianggap komplek ini,ia ( tahir:red ) berharap kepada bapak Gubernur untuk turun tangan memberikan solusi untuk meredam reaksi petani yang dianggapnya bisa menjadi bom waktu.

"Saya berharap kepada bapak gubernur untuk serius memperhatikan situasi yang dialami para petani tembakau saat ini dan menindak tegas perusahaan - perusahaan yang menjadikan wacana sebagai alasan menetapkan aturan dalam perusahaan untuk para petani."Bebernya.

Sampai berita ini dimuat,pihak Hutbun tidak bisa dihubungi .(Kim

Serangan Tomket Resahkan Warga Desa Lepak

LOTIM,teropongdesa.com-Serangan hama tomket resahkan warga Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur,Kabupaten Lombok Timur-NTB ,dari penuturan  beberapa warga  kepada teropongdesa.com 11/05,mengeluhkan  kulitnya yang  tiba-tiba kelihatan seperti terbakar dan mengelembung kayak bekas tersiram air panas  ,dan mereka meyakini iritasi kulit yang mereka alami adalah ulah dari tomket.

Keluhan yang sama juga mengalir dari beberapa warga Lepak yang lain,hal ini menunjukkan  bahwa hama tomket diDesa Lepak cukup meresahkan sehingga  membutuhkan penanganan serius dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur ,

Dari beberapa artikel di google menjelaskan bahwa Tomket sebenarnya tidak menggigit atau menyengat, yang berbahaya adalah apabila terpencet di permukaan kulit akan mengeluarkan toksin yang disebut “paederin” (C24 H43 O9) yang dapat menyebabkan iritasi kulit (ruam:red) atau bengkak pada selaput mata.

Meski menimbulkan efek cukup menyakitkan di kulit dan berbagai bagian tubuh manusia, tapi tidak sampai mematikan.

Kendati tidak begitu berbahaya,namun bekas yang ditimbulkan pada kulit membuat tidak nyaman.namun berbeda bila korbannya adalah balita, tentu akan membuat si balita rewel.

Keresahan warga  tersebut cukup beralasan, meski tomket adalah spesies kumbang yang merupakan predator bagi hama  lain ,tentu bagi petani sangat menguntungkan,"tapi bila tomket sudah masuk kerumah-rumah warga,tentu akan menjadi momok yang harus segera dibasmi",ujar salah seorang warga.

Ditempat yang sama salah seorang warga Dani bercerita,bahwa selama ini hama tomket menjadi musuh besarnya, pasalnya,anak laki-lakinya yang masih balita kerap jadi korban,ulah tomket.

Dianggap musuh besar (tomket:red) oleh dirinya,karena upayanya untuk membasmi tomket dengan racun serangga,saelama ini tidak berhasil ," saya sudah semprot pakai racun serangga tapi tidak bisa mati,"tuturnya.

Keresahannya ulah serangga tersebut,sempat membuat bapak yang rumahnya bersebelahan dengan persawahan ini selalu siaga tiap malam membawa kayu untuk memukul hama yang dianggapnya tahan terhadap racun pembasmi tersebut
,Dirinya juga bingung yang dialaminya akan dilaporkan kemana,"tanya dia.

Saat dikonfirmasi keadaan tersebut ,Kepala Bidang  Hama Penyakit pada Bidang Perlindungan  Tanaman di Dinas Pertanian dan Perternakn Kabupaten Lombok Timur, Akmal Riadi,kepada media,mengatakan ,"saya lagi pelatihan ini,coba hubungi pak kasi".sarannya .(Kim)

DAM PANDANDURE BELUM MAMPU MEWUJUDKAN HARAPAN MASYARAKAT LOTIM SELATAN

teropongdesa.com,Lotim-Meski Bendungan Pandandure dianggap menjadi solusi kekeringan lahan pertanian untuk wilayah Lombok Timur wilayah selatan namun sampai saat ini lahan pertanian masyarakat Lombok Timur selatan masih mengalami kekeringan bahkan di prediksi para petani akan mengalami gagal tanam dan gagal panen.

Hajad pembangunan Dam Pandandure jelas mengatasi krisis air yang dialami Lombok Timur Selatan, namun dana miliaran rupiah yang dikeluarkan Negara utnuk mengatasi krisis tersebut sampai saat ini belum bisa dirasakan oleh Masyarakat Selatan ,kondisi tersebut sempat dipertanyakan Safrudin,Ketua Fraksi PDIP DPRD Lombok Timur pada para pewarta saat ditemui di ruangannya belum lama ini.

“Yang jelas sampai saat ini Bendungan Pandandure belum mampu mengatasi krisis air di wilayah Selatan,” terangnya

Dikatakannya juga untuk solusi sementara Dam Pandandure bisa berfungsi secara maksimal maka untuk mengatasi krisis air di wilayah selatan setiap tahunnya termasuk agar lahan persawahan masyarakat bisa ditanami padi maupun tanaman lainnya yang menghasilkan untuk kelanjutan hidup masyarakat, salah satu solusi adalah memperbanyak membangun embung-embung dan sumur bor di wilayah selatan. Karena dengan adanya embung dan sumur bor itu akan mampu untuk mengairi sawah petani sampai panen.

“Selama saluran air dari Bendungan Pandandure tidak ditata dengan baik, maka mustahil akan bisa mengairi lahan pertanian masyarakat yang ada di selatan,” tutupnya. (kim)

Suhaili:Tidak Memberikan Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) Kepada Masyarakat,Tidak Melanggar Undang-Undang KIP

teropongdesa.com,Lotim-"prosedur mendapatkan dokumen negara tersebut seperti  Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) Harus bersurat dulu,meski yang meminta itu adalah masyarakat" ungkap Suhaili Sekeretaris Dinas (SekDis) pertanian dan peternakan Lombok Timur, ketika ditemui diruangannya kamis pagi 10/03,

Lanjutnya lagi, masyarakat tidak boleh diberikan  DPA kalu tidak jelas peruntukannya ,"dan memberikan DPA sembarangan kepada  masyarakat bukan masuk dalam penapsiran Undang-Undang Keterbukaan informasi publik ( UU KIP no 14 tahun 2009)",ujarnya

Suhaili mengatakan,DPA itu adalah ,dokumen negara yang berisikan kegiatan dan anggaran ,jadi bila masyarakat meminta dokumen tersebut dihawatirkan masyarakat yang meminta dokumen tersebut tidak paham isi dari dokumen tersebut.
Lanjut suhaili,Ketika masyarakat meminta dokumen seperti DPA dikatakannya harus melalui prosedur ,"tidak sembarangan dokumen itu mau diserahkan", tuturnya.

Ditempat yang sama ,Kepala Sub Bagian Program ( kasubag program ) Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Timur, Darajata menyatakan , bahwa semua program tidak boleh masyarakat tahu , "masak sampai honor-honor pegawai masyarakat harus tahu,kalu semua masyarakat mau tau bisa hancur negara ini", ujarnya.

"Pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saja tidak sampai melihat RAB, masyarakat jangan sampai melangkahi wewenang BPK ,kalu sekedar mengawasi kegiatan di lapangan,itu hal yang wajar bila perlu kalu ada terjadi penyimpangan silahkan dilaporkan " ,umbar kasubag program ,Darajata (KIM)

Distribusi DBHCT Molor,Akibat Banyaknya Temuan

NTB,teropongdesa.com-pembagian Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau ( DBHCT ) senilai 17 miliyar,untuk petani penanam Kabupaten Lombok Timur masih tersendat akibat data yang dikirim pihak Desa banyak temuan data yang dobel ,temuan-temuan tersebut mengakibatkan keterlambatan pihak Dinas Kehutan dan Perkebunan ( HUTBUN ) Lombok Timur memperoses lebih lanjut data-data terebut,ujar Patah,Kepala Seksi Pengolahan Pemasaran Hasil Pertanian ( P2HP ),saat ditemui teropong desa,Bleum lama ini.

Meski demikian,ulasnya lebih jauh,dalam pengalokasian bantuan tersebut,pihak HUTBUN akan bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan serta tegas dalam batas waktu ( date line ) bagi para petani penanam yang belum melengkapi atau memperbaiki data yang bermasalah.

Dalam pengalokasian bantuan 17 miliyar tersebut,lanjutnya lagi,dibutuhkan kehati-hatian dan ketelitian,agar bantuan tersebut tepat sasaran,karena dari 12400 hektar areal untuk 2015 yang sudah ditetapkan olek Bupati Lombok Timur Ali Dahlan,menghasikan hitungan masing-masing satu hektar mendapatkan bantuan 1.288.045 rupiah,oleh karena itu satu orang petani hanya boleh mengusulkan 2 hektar demi pemerataan bantuan.

Dari hitungan besarnya bantuan dikalikan jumlah areal masih ada Sisa bantuan 1.294 miliyar jelas patah,namun,mulai 2015 sisa bantuan tersebut akan dialokasikan ke para petani penanam tembakau rajang,

Dari 17 milyar DBHCT yang dialokasikan untuk wilayah Lombok Timur ,diakuinya masih belum cukup,pasalnya banyak lagi para petani penanam yang tidak dapat bantuan tersebut ,

"Dengan kondisi tersebut,kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Desa dalam menyempurnaan data agar para petani-petani yang tidak terakomodir ,pada bantuan berikutnya bisa terakomodir"ujarnya.(Kim)

Lembaga Desa Seharusnya Berperan

Kepala desa karang baru H. Zinul Arifin
Teropongdesa.com Kantor desa merupakan suatu tempat melakukan kegiatannya dan pengaduan yang terjadi pada permasalahan yang ada didesa tersebut atapun hal-hal menyakut administrasi.
Lembaga  desa berperan dalam rangka ikut memperlancar program-program pembangunan dimana penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat bertujuan untuk pemupukan rasa persatuan kesatuan masyarakat dalam kerangka memperkokoh kesatuan desa.
Kemudian peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat penyusunan rencana, pelaksanaan, pelestarian dan pengembangan hasil-hasil pembangunan secara partisipatif serta swadaya gotong royong masyarakat, penggali potensi SDA serta keserasian lingkungan hidup.
Dijelaskan oleh kepala dusun Aik Lisung desa Karang Baru  Abd Muin kepada Teropongdesa.com megatakan “ada pegelolaan wilayah sebelah tentang gabungan kelompok tani yang menjadi rutinitas setiap bulan diadakan pertemuan tempatnya di dusun Batu Rante, tetapi yang saya herankan megenai bantuan selalu kekadusan yang lain yang dapat semestinya harus merata”
Padahal tempat kami ini sangat sangat membutuhkan seperti kontraktor, wilayah kekadusan yang kami pimpin tidak pernah tersentuh, terus megenai ini perlu diarahkan, dimana tempat kekurangan kami sebagai kadus, tuturnya.
Kalau dilihat tempat kami disisi lain, masih banyak lokasi yang cocok untuk lahan perternakan ini perlu kami dibantu pihak pemerintah terkait.
Dijelaskan oleh kepala desa Karang Baru Indok kecamatan Wanasaba Lotim, H. Zainul Arifin ia menggungkapkan “ dalam urusan ini sudah kita berikan pegarahan, seharusnya dari pihak masyarakat harus lebih aktif  dalam mengupayakan apa yang harus dikembangkan”.

Permasalahan didusun tidak tahu oleh kepala desa kalau tidak diusulkan maka setiap undangan rapat di infokan tentang apa kekurangan yang ada dilingkungan dipimpin.

Puluhan Ribu Desa di Indonesia Masih Tertinggal

Jakarta - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, mengatakan meski Indonesia sudah puluhan tahun merdeka dan lepas dari tangan penjajah, masih terdapat puluhan ribu desa yang dikatagorikan sebagai desa tertinggal.


"Jumlahnya ada 39 ribu desa dari 74 ribu desa yang ada di Indonesia," ujar Marwan, dalam acara Rembug Nasional di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Senin 27 April 2015.

Jumlah desa yang tertinggal tersebut, kata Marwan, termasuk dalam kategori memprihatinkan. Ini dikarenakan, jika dipresentasekan jumlahnya hampir mencapai 52 persen.

Dengan begitu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bisa diajak kerja sama, agar nantinya ketimpangan sosial di NKRI tidak semakin meluas

"Saya masih minta kerja samanya," kata Marwan.

Menurut Marwan, untuk menciptakan Indonesia menuju tingkat kesejahteraan yang layak, dinilai bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah saja, tapi harus adanya kesadaran berkependudukan, seperti misalnya siap ikut program transmigrasi.

"Itu karena dalam tingkat perekonomian dan sumber daya manusia di Indonesia saat ini banyak terdapat ketidakseimbangan," kata Marwan.

Marwan menuturkan, komitmen yang kuat dan nilai kebersamaan dinilai bisa mengatasi permasalah desa-desa tertinggal ini.

"Semuanya, pihak manapun harus berkomitmen dalam masalah ini. Kami juga telah bekerja sama dengan Pak Andrinof Chaniago (Menteri PPN/Bappenas) untuk terus meninjau beberapa kabupaten daerah yang tertingal tersebut," ujarnya. (ren)

vivanews.co.id
 

Berminat Pasang Iklan? Hub: 082-236-898-087 atau 087-763-222-277

I K L A N

I K L A N
DIJUAL RUMAH,LOKASI LINGKUNGAN KAMPUS STKIP LOMBOK TIMUR,COCOK UNTUK KOS-KOSAN, YANG BEMINAT HUBUNGI 087763222277

Iklan

Copyright © 2016. Teropong Desa - All Rights Reserved
Facebook | Redaksi | Kontak Kami | Disclaimer | Iklan
Supported By BKL Media
Contact : Admin Teropong Desa