NTB,teropongdesa.com-penertiban pedagang oleh Pol PP Kabupaten Lombok Timur di Pasar Pancor ,dikecam oleh netizen karena dianggap terlalu arogan ,"menginjak-injak dan menggeret seorang ibu tua pedagang sayur seperti digambar,adalah tidakan yang tidak bermoral"hujat salah seorang netizen.
Hujatan netizen dengan tindakan Pol PP terhadap PKL ( Pedagang Kaki Lima )tersebut adalah luahan kekesalan masyarakat dengan tindakan aparat yang dianggap tidak bermoral dalam penegakan peraturan Daerah ,karena sebagian besar netizen menuding aparat hanya berani pada pengusaha kecil saja,"kami salut kalu aparat berani bertindak seperti itu terhadap pengusaha-pengusaha besar",ujar salah seorang netizen.
Dari beberapa Netizen setuju dengan upaya Pol PP melakukan penertiban,namun mereka menolak dan mengecam keras bila penertiban tersebut dilakukan dengan kekerasan,karena menurut mereka penertiban tersebut harus berdasarkan SOP ( Standart Oprasional Prosedur ),yang harus dijadikan landasan dalam melaksanakan tugasnya.
Tidakan Pol PP yang dikecam netizen ,Kasi OpsPol PP Abdulah Purwadi angkat bicara ,penertiban yang dilakukan untuk para pedagang tersebut diakuinya untuk mempercantik kota selong,"tidakan yang kami lakukan sudah sesuai dengan SOP ,karena sebelumnya kami sudah memberikan himbauan dan sosialisasi kepada para pedagang",ujarnya.jadi,lanjutnya lagi, tidakan yang dianggap arogan netizen tersebut ,kami lakukan kepada para pedagang-pedagang yang nakal,dan tidak mau taat terhadap aturan,"mana mungkin tidakan seperti itu kami lakukan terhadap para pedagang yang taat aturan",tutupnya.(Kim)