NTB,teropongdesa.com-plecehan terhadap karyawati Klinik Risa berinisial ER yang terjadi di jalan Mt.Tangi,Desa Lepak,minggu malam 17/01.mengakibatkan korban merasa trauma dan takut melewati jalan tersebut.Menurut pengakuan korban,saat dirinya pulang kerja dari piket di klinik Risa,dalam perjalanan pulang ke Desa Lepak,korban merasa dibuntuti seorang pengendara dari Desa Lenting, merasa curiga dengan gerak gerik pengendara tersebut,korban menyempatkan dirinya berhenti untuk menelpon adiknya di perempatan Desa Mt.Tangi untuk menjemputnya.
Lanjutnya lagi,meski jemputan belum sampai,korban melanjutkan perjalanannya,jarak 300 meter dari perempatan Desa Mt.Tangi dijalan yang sepi pengendara yang dari tadi membuntutinya memepet kendaraannya dan melakukan pelecehan terhadap dirinya ,bertepatan dengan kejadian tersebut,jemputannya sampai dan adik korban bersama teman-temannya melakukan pengejaran terhadap pelaku.krena sudah merasa terdesak,pelaku kabur berlalri kepersawahan meninggalkan speda motornya.
Lebih jauh lagi diceritakannya,dengan kejadian yang dialaminya,dirinya merasa trauma dan takut kejadian tersebut akan terulang lagi,bahkan dirinya enggan melaporkan pelaku meski identitas pelaku sudah diketahui,karena hawatir akan diancam .
Terkait kejadian tersebut Kapolsek Sakra Timur,IPTU Lalu Kusmayadi membenarkan kejadian tersebut,
Namun tambahnya lagi,sampai saat ini korban tidak melaporkan kejadian tersebut,sehingga pihak kepolisian tidak bisa melakukan proses hukum terhadap pelaku,(kim)
bahakan speda motor pelaku yang ditinggalkan kabur saat ini diamankan di Polsek Sakra Timur,