Teropongdesa.com-Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Masbagik ,Kabupaten Lombok TImur melaporkan Dugaan penyelewengan dana pembinaan partai 108 juta dari APBD anggaran 2015 ke BPKP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan ke Bakesbang poldagri Lombok Timur ,yang dilakukan ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) partai Gerinda Lombok Timur Sawaludin ( aweng:red ) .Dalam keterangannya Eko Rahady,Sekeretaris PAC Gerindra Kecamatan Mabagik sekaligus sebagai pelapor ,Terkait Dugaan penyalah gunaan dana Pembinaan Partai tersebut,menuturkan,berdasarkan tidak teranspannya ketua DPC Gerindra dalam pengalokasian dana Tersebut menimbulkan kecurigaan seluruh kader Pimpinan Anak Cabang ( PAC )Gerindra Lombok Timur,bahakan Ketua DPC terkesan menghindar ketika ditanyakan persoalan tersebut.
"Padahal dana tersebut akan kami pergunakan untuk RAKERCAB sesuai dengan rapat koordinasi maret 2015,dan sudah berapa kali saya hubungi tapi dia ( ketua DPC:red ) tidak memperdulikannya"ujar eko,06/08. Lanjutnya lagi,dugaan penyalah gunaan anggaran oleh ketua DPC tersbut tiperkuat lagi dengan pengakuan bendahara DPC Zainal Awaludin yang merasa tidak pernah tanda tangan dalam pencairan dana pembinaan partai tersebut.
"Jadi kami memastikan ketua DPC mencairkan dana tersebut sendirian dan tanda tangan bendahara dipalsukannya,dan bukti transaksi di bank NTB Lombok Timur tertanggal 05-05-2015 sampai dengan 25-05-2015 dalam bentuk rekening koran sudah kami pegang sebagai bukti ketua DPC sudah mencairkan dana tersebut"tuturnya.
Terkait dugaan tersebut ketua DPC Gerindra Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat Awalaudin (aweng:red) ,saat dikonfirmasi by phone,mebantah telah melakukan penyeleweangan dana pembinaan partai tersebut ,dan ia menegaskan bahwa sampai saat ini dana partai tersebut masih ada dan dikelola oleh bendahara, "kalu mau tau dana Pembinaan partai itu masih ada atau tidak,silahkan tanyak bendahara"sarannya.
Lanjut aweng,terkait pertanggung jawaban penggunaan dana tersebut akan dilakukannya sesuai dengan permintaan sumber dana,"saat ini dana tersebut belum digunakan,bagaimana kami bisa dibuat laporan pertanggung jawaban".tegasnya.
Diakuinya rumor penyelewengan dana pembinaan partai yang beredar saat ini adalah upaya pelemahan dirinya selaku pimpinan partai,dan tindakan ini sangat disayangkannya karena menurutnya,upaya seperti ini akan merusak nama baik partai Gerindra.
"Siapapun yang mengincar jabatan saya,sebaiknya bermainlah sesuai dengan AD/ART partai,jangan bertindak seperti ini,"ujar
aweng .(Kim)