
Akibat dari peningkatan jumlah pasien tersebut terpaksa para pasien dirawat diteras-teras ruang rawat inap,kondisi tersebut terpaksa diterima oleh keluarga pasien karena ruang rawat inap yang ada masih terbatas dan sudah penuh. Kondisi tersebut dibenarkan oleh kepala puskesmas Desa Lepak ,Kecamatan Sakra Timur,Muh.Zaini Jauhari saat ditemui teropong desa,rabu pagi 16/03.
Dikatakannya,akibat melonjaknya jumlah pasien mengakibatkan perawatan terpaksa dilakukan diteras-teras puskesmas,"saat ini kami kekurangan ruang rawat inap,ruang rawat inap saat ini hanya cukup untuk jumlah pasien delapan sampai sepuluh orang ,karena lonjakannya sampai seratus persen,terpaksa kami gunakan apa yang ada"ujarnya.
Namun diakuinya bahawa pihak Dinas Kesehatan (dikes) Lombok Timur,pernah berkunjung ke puskesamas dan mengetahui keadaan saat ini,dikesempatan tersebut. Diakuinya,dirinya mengusulkan penambahan lokal untuk ruang rawat inap tersebut,dan dijanjikan oleh pihak dikes,penambahan lokal ruang rawat inap akan mulai dibangun pada tahun 2017,"kita harapkan penambahan ruang rawat inap itu akan dibangun pada tahun ini tapi karena alasan tahun kita sudah dapat,pihak dikes akan alokasikan anggaran untuk penambahannya pada tahun depan,"bebernya.(Kim)