teropongdesa.com,NTB-Bau busuk dari Tumpukan sampah yang menggangu masyarakat Kelurahan Denggen,menuding Lurah terkesan tutup mata,tudingan warga tersebut sangat beralasan,pasalnya,pantauan teropongdesa dilapangan,senin pagi 23/02,ternyata tumpukan sampah tersebut berjarak 50 meter dari kantor Lurah Denggen,bahkan aktifitias Belajar Mengajar sekolah Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar yang berjarak 50 meter dari tempat pembuangan sampah tersebut merasa terganggu dengan bau busuk yang menyengat yang bersumber dari tumpukan sampah tersebut.Karena jalan tersebut perupakan akses satu-satunya menuju sekolah mereka,Bau busuk yang ditimbulkan tumpukan sampah tersebut menuntut para siswa siswi Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar harus tutup hidung setiap melewati jalan yang penuh dengan tumpukan sampah ,
Kepala Sekolah SDN 01 Denggen,Ilhamuddin menuturkan, keberadaan sampah tersebut sangat mengganggu aktifitas belajar mengajar Guru dan anak didiknya akibat bau yang begitu menyengat,nampun diakuinya sampai saat ini kondisi tersebut belum sempat disampaikan kepada pak Lurah ,namun dirinya berjanji dalam waktu dekat ini akan mengirim stafnya,ke kantor lurah untuk membicarak hal tersebut.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut ,Lurah Denggen,Sarjono ,membenarkan bau yang menyengat yang ditimbulkan tumpukan sampah tersebut ,namun dirinya menyalahkan pihak dinas kebersihan dan masyarakat.
Dikatakannya, dinas kebersihan sebelumnya pernah berjanji memberikan kounteiner tiga unit yang akan diletakkan ditiga titik yang menjadi tempat pembuangan sampah,namun sampai saat ini dinas kebersihan tidak menuai janjinya,bahkan dinas kebersihan Lombok Timur berjanji akan mengangkut sampah tersebut setiap hari dengan biaya seratus duapuluh ribu sekali angkut, "biaya tersebut sudah kami siapkan,tapi dinas kebersihan tidak juga mengangkutnya",tuturnya.(Kim)