Tajuk Teropong Desa :
Home » » Ali bin Dahlan:Semua Boleh Mengkeritik Tapi yang Konstruktif

Ali bin Dahlan:Semua Boleh Mengkeritik Tapi yang Konstruktif

Written by Unknown on Saturday, July 2, 2016 | 6:32:00 PM

LOTIM,teropongdesa.com - Dalam rangka. Mempererat hubungan Pemerintah Daerah ( PEMDA ) Lombok Timur ( LOTIM ) ,dengan Lembaga Swadaya Masyaraakat ( LSM ) ,Organisasi Kepemudaan ( OKP ) serta organisasi kampus lainnya,Bupati Lotim Ali bin Dahlan mengelar pertemuan dengan semua elemen pergerakan tersebut yang dirangkai dengan buka bersama,Kamis 30/06 ,sambutan bupati yang akrab dipanggil baginda Ali tersebut meminta organisasi pergerakan  Lombok Timur ( Lotim ) untuk tidak latah dengan issu-issu yang disampaikan pemerintah pusat ." Issu-issu yang disampaikan pemerintah pusat itu tidak bisa serta merta kita akomodir ."Ujarnya.

Meski Lotim merupakan daerah yang kecil tapi kemauan kita sangat besar, sampai kita bangun pasar lima per tahun,
Untuk itu,kata dia,Sebagai LSM jangan selalu mengikuti keinginan pemerintah pusat, karena keputusan pusat tersebut belum tentu benar, untuk itu harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat didaerah.

Dikatakannya,selama memimpin Dirinya mengaku penganut mazhab anti hutang dan tidak mau terlalu tunduk terhadap keinginan pemerintah pusat , sehingga dalam membangun dirinya tidak mau telalu tergantung kepada pemerintah pusat serta tidak mau berhutang , "karena pernah dulu pas kita bangun pasar masbagik yang biayanya 27 miliyar ,kita pakai dana hutang,karena bunganya terlalu tinggi,mengakibatkan kita berhutang sampai sekarang.jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut,Baginda Ali juga  menceritakan keberhasialan dan Keberaniannyya  di forum terkait pembebasan tanah untuk DamPandan Dure ,saat itu ia mengaku memulai melakukan pembebasan tanah meseki ramai pejabat menentangnya, "saat itu saya berani membebaskan tanah,karena sebelumnya saya sudah bertemu dengan menteri PU dan meminta saya membebaskan tanah,agar dibangunkan bendungan".tuturnya.

Djelaskannya juga kalu Lotim adalah daerah yang bebas,namun tidak bebas mendistruktif orang lain, bahkan dikatakannya kalu dirinya adalah satu-satunya pemimpin yang suka didemo ,"saya suka didemo,karena saya tidak suka kota saya sepi, tapi harus yang konstruktif."Ujarnya,sembari menutup acara tersebut.(Kim)

Share this post :

Respon Anda Terhadap Berita Ini?

Komentar

Post a Comment

Tinggalkan Komentar Anda

 
Copyright © 2016. Teropong Desa - All Rights Reserved
Facebook | Redaksi | Kontak Kami | Disclaimer | Iklan
Supported By BKL Media
Contact : Admin Teropong Desa