NTB,teropongdesa.com-Hasil pantauan teropongdesa.com, (05/10)akses masuk kelokasi puskesmas Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur,Kabupaten Lombok Timur ,terhalang pembangunan puskesmas yang bernilai miliaran rupiah,itu diakibatkan tidak di buatkannya jalan Alternatif sehingga para pasien dan pembesuk yang keluar masuk ke areal puskesmas harus melewati lokasi proyek sehingga sangat beresiko tertusuk paku atau tertimpa benda yang jatuh dari aktifitas para pekerja bangunan tersebut.Dari pengakuan beberapa pembesuk,seperti Inaq Adi asal Desa Gereneng pernah hampir tersungkur saat mau membesuk keluarganya yang dirawat dipuskesmas tersebut,karena tidak ada jalan alternatif yang lebih aman sehingga terpaksa dirinya melewati areal pembangunan proyek sehingga membuatnya hampir tersungkur akibat.
"Saya hampir tersungkur waktu saya ke puskesmas,membesuk keluarga saya yang sakit,kalu tidak bisa saya menahan diri,mungkin kepala saya sudah terbentur oleh tiang beton yang didepan saya" tuturnya.
Cerita Senada juga disampaikan oleh Amaq Nurman dari Desa Montong Tangi yang tertusuk paku saat melawati areal pembangunan Puskesmas tersebut,namun mujurnya Amaq Nurman menggunakan alas kaki sehingga tidak melukai telapak kakinya.
"Kalu saya tidak menggunakan sandal,mungkin paku itu sudah menancap dikaki saya"ujarnya.
Dengan rentetan kejadian tersebut,kepala puskesmas Desa Lepak Muh.Zaini Jauhari,ketika ditemui awak media diruangannya,menuturkan bahwa,jauh sebelum proyek dimulai ,dirinya bersama camat Sakra Timur H.Muhsan berusaha melobi ke rumah warga yang disebelah puskesmas untuk dijadikan jalan alternatif ,namun,lanjutnya lagi,pemilik rumah tersebut tidak bersedia rumahnya dijadikan jalan alternatif.
"makanya saya sayangkan sekali
kondisi ini,tapi segala upaya sudah kami lakukan tapi tidak berhasil,jadi terpaksa lokasi proyek kita jadikan akses keluar masuk ke areal puskesmas"tuturnya.(Kim)