NTB,teropongdesa.com-ratusan anggota Asosiasi Pedagang Tetap Pasar Umum
Masbagik ( APTPUM ) ,Kabupaten Lombok Timur turun aksi menolak dirlokasi ke
pasar baru,( 10/10).Ratusan aparat kepolisian dari polres Lombok Timur dan Pol PP telihat berjaga-jaga mengamankan jalannya aksi,
Orasi yang dilakukan APTPUM didepan kantor DPRD dan Pendopo satu Lombok Timur berlangsung damai,meski sempat membuat jalan utama selong labuhan haji mengalami kemacetan.
Saat melakukan orasi di depan gedung DPRD,27 Perwakilan massa aksi diterima langsung oleh ketua DPRD Lombok Timur Khairul Rizal,untuk menyampaikan beberapa tuntutan diruangan komisi 3 diantaranya 1.Menuntut janji politik bupati yang sampai sekarang tidak kunjung terealisasi
2.Mereka mengeluhkan Sebagaian besar para pedagang tidak punya lokasi berjualan ditempat yang baru,dan mengancam akan melakukan Aksi dengan massa lebih banyak sebelum Pemerintah daerah menjamin para pedagang dapat lokasi berjualan ,serta sewa ruko-ruko dilokasi tersebut ditrunkan karena terlalu mahal.
3.Para pedagang menolak direlokasi selama tuntutannya tidak di realisasikan
Massa aksi membubarkan diri dengan damai setelah Ketua DPRD Lombok Timur Khairul Rizal menentukan sikap kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur agar Relokasi para pedagang ditunda sementara waktu sebelum tuntutan para pedagang diselesaikan.
"Saya meminta kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur menunda relokasi para pedagang masbagek yang dipasar lama, sebelum menemukan penyelesaian serta kesepakatan antara para pedagang yang akan direlokasi dan pemerintah daerah"ujarnya rizal didepan perwakilan massa aksi.(Kim)